Belasan Perajin Beji Godean Konsisten Lestarikan Blangkon Khas Gaya Jogja Mataraman

SLEMAN, BERNAS.ID- Sentra blangkon Kampung Beji Sidoarum, Godean, Sleman memproduksi blangkon khas gaya Jogja Mataraman.
Sebagai perintis, sosok Mbah Somo memulai produksi blangkonnya pada tahun 1970.
Saat ini masih tersisa sekitar 14 perajin.
Muhammad Khoirudin atau akrab disapa Mbah Udin menjadi generasi kedua perajin blangkon dari Mbah Somo (75) mengatakan biasanya para perajin memasarkan produk blangkonnya di Pasar Beringharjo dan menjualnya secara online.
Harganya berkisar antara Rp75 ribu hingga jutaan jika menggunakan bahan dari batik tulis asli.
Baca Juga Sri Sultan Terima 120 Manuskrip Jawa Kuno Digital Dari Inggris
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Mbah Udin menyebut ciri khas blangkon Gaya Jogja adanya mondol atau tonjolan di bagian belakang.
“Kalau bikin sendiri, maksimal dua saja dalam sehari karena masih manual,” terangnya, Sabtu (29/11/2025).
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolLanjut tambahnya, blangkon buatannya memang terkenal karena kualitas yang baik dan dinilai lebih awet karena tidak dilem, tetapi dijahit dengan tangan maupun mesin.
Artis Raffi Ahmad pernah memesannya dengan jumlah 275 buah untuk menjadi suvenir pernikahan.
Dengan dibantu perajin, pesanan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan.
Diceritakannya, proses membuat blangkon harus melalui proses panjang, mulai dari diwiru, menyiapkan congkeng atau daleman blangkon, membuat bendolan dengan dakron, hingga proses pengikatan dan penjahitan.
Untuk lipatan atau saf, jumlahnya harus 17 untuk melambangkan rakaat salat dalam sehari.
Untuk lipatan di bagian samping yang disebut sebagai manis berwarna merah, jumlahnya mesti lima karena melambangkan rukun Islam.
Sementara garis lipatan di bagian kuping, harus enam untuk melambangkan rukun iman.
Pemilihan motif dalam blangkon juga harus dipertimbangkan, misalnya untuk pernikahan biasanya dipilih motif Wahyu Tumurun atau Sidomukti agar keluarga yang dibangun bisa mendapat hidayah dari Tuhan.
Baca Juga Sri Sultan Ikut Panen Di Lumbung Mataraman Gunungkidul
Sedangkan, Kepala Dinas Kominfo Sleman Budi Santoso mengaku akan membantu para pengrajin blangkon Beji untuk memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) melalui Disperindag.”Ternyata pengrajin butuh Haki, kami siap langsung dieksekusi dengan Disperindag.
Juga akan dilakukan bimbingan marketing dan cara mendapat bahan baku lebih murah,” tuturnya.
Budi juga mengungkapkan produk blangkon Beji kurangnya dari dukungan publikasi serta pengenalan, bahkan pemberitaan terakhir di media, muncul tahun 2021 dan terakhir 2016.
Setelah itu tidak ada teman-teman media menulis tentang aktivitas pengrajin blangkon yang ada di Beji.
“Saya berharap setelah kegiatan kunjungan dari teman-teman media bisa memberikan tulisan yang mengekspos blangkon Beji sehingga memberi manfaat bagi para pengrajin,” tutupnya.
(jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Menyalakan Mimpi Masa Kecil di “Sehari Boleh Gila” 2026
Menyalakan Mimpi Masa Kecil di “Sehari Boleh Gila” 2026
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di budaya
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda