Aisyiyah Gulirkan Revolusi Dakwah melalui Buku Menafsir Ulang Problem Gender, Difabel dan Inklusi Sosial dalam Perspektif Islam Berkemajuan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Dakwah Islam kini memasuki babak baru.
Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menggulirkan revolusi dakwah yang lebih inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan marginal.
Gerakan ini ditandai dengan peluncuran buku “Menafsir Ulang Problem Gender, Difabel dan Inklusi Sosial Perspektif Islam Berkemajuan” dalam acara bedah buku yang digelar di Grha Suara Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (26/12/2025).
Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara PP ‘Aisyiyah Program Inklusi dan Penerbit Suara Muhammadiyah.
Baca Juga : Ketua PP Muhammadiyah Nilai Hilirisasi Kebijakan PSN Dinilai Abaikan Lingkungan dan Hak Masyarakat Lokal
Isinya mendorong ratusan ribu mubalighat ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia untuk mereformasi cara pandang dan gaya bahasa dakwah agar lebih ramah, empatik, dan menyentuh realitas sosial yang kerap terpinggirkan.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Dakwah yang Menyapa Semua
Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah sekaligus Koordinator Program Inklusi, Tri Hastuti Nur Rochimah, menegaskan, bahwa ‘Aisyiyah di abad kedua telah meneguhkan komitmennya terhadap kesetaraan gender dan keadilan sosial.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari Nol“Buku ini menjadi panduan substantif bagi para penggerak organisasi untuk masuk ke isu-isu sosial yang sering dianggap tabu atau terlupakan,” ujarnya.
“Mulai dari pendampingan penyintas HIV/AIDS, perlindungan perempuan korban kekerasan, hingga perhatian terhadap anak-anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan,” imbuhnya.
Menggali Warisan Emansipatif
Diskusi yang menghadirkan Niki Alma Febriana Fauzi dari Majelis Tarjih PP Muhammadiyah dan Lailatis Syarifah dari PP ‘Aisyiyah juga menyingkap sejarah panjang perjuangan ulama perempuan.
Direktur Media dan Publikasi Suara Muhammadiyah, Isngadi Marwah Atmadja, mengingatkan kembali peran progresif ‘Aisyiyah Ponorogo yang sejak awal kemerdekaan telah mendorong keterlibatan ulama perempuan dalam urusan keagamaan.
Baca Juga : Bedah Buku Wisata Kebugaran Kukuhkan Gerakan Wonderful Indonesia Wellness
“Semangat emansipatif dan inklusif inilah yang kini ingin dibangkitkan kembali dalam skala yang lebih luas, terutama dalam memberikan ruang bagi kelompok difabel,” tegas Isngadi.
Inklusi: Bukan Sekadar Slogan
Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah, Casmini menekankan, bahwa inklusi harus menjadi “ruh” dalam setiap gerakan dakwah.
Bukan hanya retorika di atas mimbar, tetapi juga tercermin dalam tindakan nyata.
“Dengan bahasa dakwah yang lebih inklusif terhadap isu gender dan disabilitas, pesan Islam Berkemajuan akan terasa lebih hangat dan menyatukan,” tuturnya.
Menuju Ruang Ibadah yang Ramah untuk Semua
Gerakan ini diharapkan mampu menjadikan ruang-ruang ibadah dan kegiatan sosial Muhammadiyah-‘Aisyiyah sebagai tempat yang nyaman dan aman bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang sosial, gender, atau kondisi fisik.
Dengan semangat pembaruan dan keberpihakan pada kelompok marginal, ‘Aisyiyah kembali menegaskan perannya sebagai pelopor dakwah yang membebaskan, mencerahkan, dan memanusiakan.
(cdr)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Syawalan dan Kopdar GRS: Silaturahmi Kuatkan Komitmen Pengabdian Masyarakat
GeBUKK Kawal Kasus Nabila, DPRD DIY Turun Tangan: Surati Pengadilan Tinggi
347 Takjil Dibagikan, Royal Darmo Malioboro Hotel Hadirkan Ramadan Penuh Keberkahan
Gelar Syawalan, Gelora DIY Konsolidasi Tingkatkan Kerja di Bulan Peningkatan
49 Tahun Gardena Jogja: Meriahkan Ulang Tahun dengan Semangat Melayani dengan Hati
Aliansi Mahasiswa Yogyakarta Serukan Sinergi dengan Polri untuk Stabilitas Keamanan
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Syawalan dan Kopdar GRS: Silaturahmi Kuatkan Komitmen Pengabdian Masyarakat
GeBUKK Kawal Kasus Nabila, DPRD DIY Turun Tangan: Surati Pengadilan Tinggi
347 Takjil Dibagikan, Royal Darmo Malioboro Hotel Hadirkan Ramadan Penuh Keberkahan
Transformasi Digital Bandung: Mengubah Keterampilan Online Menjadi Peluang Global
Surabaya: Mengubah Potensi Digital Jadi Peluang Karir Nyata Warga
Diduga Langgar Aturan, Pabrik Kardus di Permukiman Cengkareng Bikin Warga Resah
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda