SLEMAN, BERNAS.ID – Warga Sleman Yogyakarta mengikuti sosialisasi kinerja BPH Migas sepanjang tahun 2021 di Aula Balai Desa Condongcatur Sleman. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman masyarakat soal fungsi BPH Migas.
Komite BPH Migas, Harya Adityawarman mengatakan, BPH Migas memiliki fungsi untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa. “Tahun 2021 lalu, BPH Migas menargetkan setidaknya 76 penyalur migas, namun realisasinya malah tercapai 78 penyalur,” tuturnya di kegiatan “Sosialisasi Capaian Kinerja dan Penyuluhan Regulasi BPH Migas TA 2022”, Jumat (11/3/2022).
“Capaian ini terjadi dengan adanya dukungan dari Pertamina, karena badan usaha yang melakukan tugas penataan itu mereka di lapangan,” imbuhnya.
Baca Juga Pakar Energi Sambut Baik Penghapusan BBM Jenis Premium
Target kedua, lanjut Harya, tercapainya pengendalian JBT atau Jenis BBM Tertentu yang pada tahun 2021 secara skala nasional realisasinya sekitar 99 persen. “Artinya itu bagus, tidak melebihi 100 persen. Mengapa bagus karena kita berhasil mengendalikan subsidi namanya kompensasi APBN untuk kita jaga supaya tidak melebihi yang sudah ditentukan,” ucapnya.
Untuk target ketiga soal PNPB iuran, Harya menyebut telah tercapai melampaui sekitar 1,1 triliun. “Mudah-mudahan tahun 2022 banyak dukungan mencapai target yang ada,” katanya.
Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman mengatakan, pihaknya akan meminta ketersediaan bahan bakar minyak dan gas untuk masyarakat luas aman dan tak terjadi kelangkaan menjelang dan selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Politisi Partai Golkar ini berkomitmen untuk mengawal agar kinerja lembaga terkait, agar tak terjadi lonjakan harga yang nantinya merugikan rakyat. “Jangan sampai terjadi adanya kelangkaan barang, itu penting, karena jika sudah terjadi kelangkaan maka akan terjadi lonjakan lonjakan harga yang merugikan rakyat,” katanya.
Baca Juga Menteri ESDM Kejar 100 SPBU per Tahun untuk BBM Satu Harga di 2024
Gandung mengatakan, akan mengawal pula bagaimana agar kinerja lembaga lembaga yang berwenang dalam pengelolaan minyak dan gas bekerja lancar melayani masyarakat meski harga minyak dunia belakangan naik turun akibat dampak perang Rusia-Ukraina.
“Harga minyak dunia sekarang satu barel bisa mencapai US$ 135, jadi disini perlu pengaturan yang baik, itu yang penting,” kata Gandung.
Gandung mewanti-wanti agar jangan sampai di tengah tak stabilnya harga minyak dunia ada pihak pihak yang secara tak terpuji memanfaatkan demi keuntungan sendiri. “Jangan sampai ada para pemain itu yang membuat membuat kisruh perekonomian,” tutupnya. (jat)

