SLEMAN, BERNAS.ID – Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Gerakan Kemanusiaan Republik (GKR) Indonesia membantu sejumlah warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) di Kelurahan Sumberarum, Moyudan, Sleman. Bantuan yang diberikan sejumlah paket sembako untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Di Kelurahan Sumberarum Moyudan, saat ini ada 57 warga yang isoman. Untuk jumlah positif, ada 367 warga yang positif Covid-19 dengan kasus meninggal sebanyak 3 warga.
Ketua Karang Taruna DIY, GKR Condrokirono mengatakan warga yang isoman di pandemi Covid-19 memerlukan uluran bantuan karena tidak bisa ke mana-mana di dalam rumah saja dan beraktivitas seperti biasa, misalnya bekerja. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga yang sedang melakukan isoman,” tuturnya, Rabu (11/8/2021).
Baca Juga : Bupati Berharap Perpanjangan PPKM Level 4 Menjadi yang Terakhir
Dengan adanya PPKM, GKR Condrokirono juga tak memungkiri banyak perekonomian warga yang terdampak apalagi belum bisa dipastikan kapan akan selesai Pandemi Covid-19 ini.
Namun, dengan PPKM, ia berharap mudah-mudahan kasus positif semakin lama semakin berkurang. “Setelah ini, kita akan menyalurkan bantuan ke Kulonprogo.
Kemarin kita sudah ke Bantul dan Gunungkidul dengan 2800 paket sembako,” ujarnya.
Samirin, Ketua Karang Taruna Sleman mengatakan pembagian sembako ini merupakan kolaborasi dengan Karang Taruna DIY dengan GKR Indonesia. Bantuan menyasar warga yang isoman karena mereka sangat membutuhkan bantuan karena memiliki keterbatasan dalam mobilitas.
“Warga lebih memilih di rumah sendiri karena lebih nyaman dan dukungan dari para tetangga lebih terasa sehingga betah berada di rumah,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Samirin, Karang Taruna Sleman juga terlibat dalam satgas kelurahan memberikan informasi atau sosialisasi pencegahan dan penanganan bahkan informasi shelter. “Harapannya kepada warga Sleman untuk tetap waspada dalam menyikapi kenaikan kasus di pandemi.
Warga yang isolasi mandiri cepat sembuh. Selalu taati protokol kesehatan,” tutupnya. (jat)

