Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Taman Edukasi Mitigasi Bencana Direncanakan Dibangun di Jogja

Oleh: Redaksi Bernas•15 Juni 2019
Taman Edukasi Mitigasi Bencana Direncanakan Dibangun di Jogja
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bencana jogja..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Juni 2019.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYA, BERNAS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta berencana membangun taman untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana. Ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana di kota itu.

?Untuk sementara ini, taman itu akan diberi nama Tamiya atau Taman Mitigasi Bencana Yogyakarta. Mungkin saja dalam perkembangannya ke depan, namanya bisa berubah,? kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Hari Wahyudi, Minggu (16/6/2019).

Ia meneruskan, Tamiya akan dibangun di bekas SD Negeri Patangpuluhan Kota Yogyakarta.

?Kebetulan, aset bangunan sekolah dasar tersebut baru saja diserahkan ke kami,? kata Hari.

Saat ini, bangunan SD tersebut telah dimanfaatkan untuk pos logistik dan relawan BPBD Kota Yogyakarta.

Hari mengaku segera menyusun konsep dan perencanaan untuk pembangunan taman, termasuk mulai mengajukan kebutuhan anggaran melalui anggaran perubahan 2019.

Selain sarana dan prasarana untuk edukasi mengenai mitigasi bencana, taman tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti ?wall climbing?, hingga ?flying fox?.

“Tentunya dengan tingkat kesulitan yang rendah karena lebih ditujukan untuk anak-anak,? katanya.

Keberadaan fasilitas pendukung tersebut diharapkan menarik minat masyarakat, termasuk anak-anak, untuk lebih mengenal upaya mitigasi bencana sehingga kesadaran dan kewaspadaan mereka terhadap potensi bencana semakin meningkat.

Meskipun demikian, Hari menyebut, pembangunan Tamiya tidak akan dilakukan secara langsung dalam satu tahap, tetapi bertahap.

Beberapa potensi bencana di Kota Yogyakarta, di antaranya gempa bumi, angin kencang, longsor, dan banjir.

Hari menyebutsetelah aset bangunan SD diserahkan, banyak relawan yang membantu membersihkan bangunan tersebut.

?Selain untuk pos logistik, bangunan bekas SD itu juga akan digunakan sebagai tempat pertemuan bagi relawan dan BPBD, termasuk dari kampung tangguh bencana,? tandasnya. (den)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram