Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Setelah Tiga Hari, Warga Berbah Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Oleh: Redaksi Bernas•9 Februari 2019
Setelah Tiga Hari, Warga Berbah Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Setelah Tiga Hari, Warga Berbah Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Februari 2019.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

SLEMAN, BERNAS.ID-  Hari Minggu (10/2) sekira pukul 10.15 WIB, Dusun Sendang Berbah Sleman digegerkan dengan kabar kematian salah satu warganya yang sudah tiga hari di kamar mandi dengan posisi duduk agak miring dan sudah berbelatung. Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut diketahui bernama Suparmi (43), warga Dusun Sendang RT04/RW15, Sendangtirto Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Kapolsek Berbah, Kompol Agus Zainudin menjelaskan kronologi penemuan mayat tersebut. “Semula saksi Ngatmi (43), tetangganya mencium bau busuk selama tiga hari yang berasal dari rumah korban, kemudian saksi tersebut memberitahukan kepada Ayah korban, Warno Sumadi (71) yang tinggalnya tidak serumah dengan korban,” jelasnya di Polsek Berbah, Minggu 10 Februari 2019.

Selanjutnya, menurut Kompol Agus, Ayah korban, Bapak Warno segera mengecek ke rumah korban dengan cara mendobrak pintu belakang dan ternyata korban berada di dalam kamar mandi dalam keadaan tidak bernyawa dengan wajah korban sudah dihinggapi banyak larva. “Menurut keterangan Dokter Fadila Tiaranisa dari Puskesmas Berbah, korban ditemukan sudah terdapat belatung di seluruh area wajahnya,” tuturnya.

“Jenasah dalam keadaan kaku dan lebam di telapak tangan kiri dan lengan bawah kiri serta korban menggunakan pakaian kaos berwarna hijau, rok batik, dan celana agak tertarik ke bawah dengan rambut hitam beruban,” imbuhnya.

Kompol Agus mengatakan dari keterangan yang diperoleh, korban diketahui sudah sakit lama dan tinggal sendirian di rumahnya. Korban juga telah memiliki suami yang sama-sama dalam keadaan sakit, tetapi tinggal dengan orangtuanya. “Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban sempat mengatakan untuk mencuci dan mandi di kamar mandi belakang rumahnya,” tukasnya.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Berbah segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Selain itu, mendatangkan Team Inafis dari Polres Sleman dan mendatangkan tim medis. Setelah itu, membawa jenasah ke RS Bhayangkara untuk dimandikan.

Kompol Agus menambahkan berdasarkan catatan keterangan dokter pada tubuh korban tidak diketemukan tanda tanda kekerasan dan pihak keluarga telah menerima atas kejadian sebagai musibah. “Selanjutnya, Polsek Berbah menyerahkan jenasah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya. (jat)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram