Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pembelajaran Scaffolding Efektif Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa

Oleh: Redaksi Bernas•9 Juli 2018
Pembelajaran Scaffolding Efektif Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Metode pembelajaran Scaffolding (perencah) terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semester pertama. Dalam metode ini, pes..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Juli 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id-Metode pembelajaran Scaffolding (perencah) terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semester pertama, khususnya di Program Teknik Mesin, FTI UII. Dalam metode ini, peserta didik diberi tanggungjawab yang lebih besar dalam proses pembelajaran sehingga memiliki pemahaman yang lebih baik. Hal ini dilakukan dengan menyediakan dukungan pembelajaran terstruktur dan mendorong siswa untuk belajar lebih mandiri.

Baca juga: Apa Itu Jurusan Sistem Informasi?

Inilah Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

“Metode pembelajaran scaffolding mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman dan keterampilan menulis sebagai output dari pemahaman bacaan. Dalam pembelajaran scaffolding pada pembelajaran bahasa Inggris dibagi menjadi dua strategi yakni strategi membaca dengan Literal, Inferential, Evaluative (LIE) dan strategi menulis dengan proses pembuatan kalimat, prewriting, drafting, revising, editing dan submitting,” kata Anggara Jatu Kusumawati SS MA, Dosen Program Studi Teknik Mesin, FTI UII, kepada wartawan di Ruang Program Pascasarjana FTI UII, Senin (10/7/2018). Hal ini merupakan hasil penelitian Anggara Jatu tentang penerapan pembelajaran scaffolding pada mahasiswa Program Teknik Mesin pada semester pertama.

Menurut Anggara, penerapan scaffolding pada kedua strategi pembelajaran adalah tanggungjawab pelepasan bertahap dengan empat tahap yakni pemodelan, berbagi, membimbing dan menerapkan.

Berdasarkan pengukuran hasil belajar bahasa Inggris, semua siswa lulus persyaratan. Peningkatan keterampilan dari kedua keterampilan belajar terlihat dalam peningkatan nilai pretest 21,8 dan posttest 78,1.

Baca juga: 5 Universitas Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Indonesia

Dikatakan, sebagai dosen harus mengetahui kemampuan awal mahasiswa agar dapat mempersiapkan materi dan latihan (dalam bentuk modul) yang sesuai. Materi berupa bahan bacaan berbahasa Inggris yang sudah spesifik membahas bidang teknik.

Selain itu untuk meningkatkan capaian pembelajaran yaitu reading dan writing, dosen harus menyiapkan latihan-latihan yang akan dikerjakan mahasiswa di kelas maupun penugasan.

Karena pembelajaran di kelas dan penugasan sangat penting untuk mengupgrade kemampuan mahasiswa sehingga banyak latihan dan tugas, maka pengukuran (pemberian nilai) latihan dan tugas juga menjadi banyak.

Menurut Anggara, penelitian scaffolding dalam pembelajaran kelas mungkin sudah banyak dilakukan sebelumnya, namun penelitian ini sangat spesifik untuk membantu kemampuan membaca dan menulis mahasiswa pada prodi teknik mesin. Latihan dan tugas didesain khusus untuk mempersiapkan mahasiswa agar terbiasa dengan jurnal/buku bacaan berbahasa Inggris dan menyiapkan mahasiswa agar mampu merangkum bacaan dalam bentuk tulisan.  

“Dalam penelitian ini, tahapan-tahapan di dalamnya dapat digunakan di jurusan lain terutama yang input bahasa Inggris-nya rendah. Agar mahasiswa siap menghadapi tugas-tugas kuliah yang berhubungan dengan teks bacaan berbahasa Inggris maka proses pembelajaran scaffolding dapat dipakai.

Dan hasil penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dengan meneliti pembelajaran di kelas agar capaian pembelajaran mahasiswa meningkat,” kata Anggara. (*/lip)

Baca juga: 5 Universitas Jurusan Kewirausahaan Terbaik Indonesia    

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram