Bernas.id — Bicara wisata kuliner di Kabupaten Bantul sangatlah kaya dan aneka ragam, terutama kuliner tradisionalnya. Cukup banyak tempat-tempat kuliner yang tersembunyi nylempit namun sangat ngehits atau banyak diburu orang. Salah satunya adalah Pecel Ndeso dan Mangut Lele ?Yu Temu?, yang berada di Tempuran, Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.
Warung pecel yang terkenal dengan sebutan pecel nggirli (pinggir kali) atau pecel tempuran ini, memang lokasinya berada di pinggir Kali Bedog yang membelah desa tersebut.
Dirintis sejak tahun 1985 oleh Mbah Atmo dan kini pengelolaannya diteruskan oleh anaknya Yu Temu yang dibantu oleh Rub cucunya.
?Semenjak simbah sudah tidak kuat untuk memasak, maka usahanya dilanjutkan oleh simbok (ibu) yang kini juga sudah semakin tua, maka saya juga membantunya sperti halnya simbok dulu membantu simbah,? ungkap Rub yang juga anak Yu Temu, kepada Bernas.id, Minggu (08/07/2018).
Pecel Ndeso ini tidak beda jauh dengan masakan pecel lainnya yang ada di kota namun sayurannya lebih komplit, yaitu terdiri dari bayam, kenikir, kecambah, daun pepaya dan terkadang tambah bunga turi apabila pas musimnya. Bumbu kacangnya pun masing dibikin secara tradisional dengan ditumbuk memakai alu dan lumpang, cita rasanya sungguh berbeda apabila diblender memakai mesin.
Sementara menu istimewa lainnya adalah mangut lele dengan kuah santan yang dibikin encer semacam gulai, dengan taburan lombok rawit utuh. Selain membuat mangut lele terasa segar, konsumen pun dapat mengatur kepedasan kuah tersebut.
Sebagai pelengkap juga dihidangkan lauk aneka macam baceman, tahu, tempe, gembus, dan koro.
Untuk mencapai Warung Pecel Ndeso dan Mangut Lele Yu Temu yang teletak di barat daya Kota Yogyakarta ini cukup mudah,Jalan Ring road Selatan ambil arah tujuan ke Pabrik Gula Madukismo, kemudian ke barat ikuti petunjuk arah ke Komplek Makam Gunung Sempu, sampai lapangan SD Sembungan, masuk jalan ke kiri atau timur lurus.
Bangunan warungnya pun cukup sederhana berupa rumah khas desa, selain di pinggir kali juga di bawah naungan rumpun bambu menambah kesejukan meskipun hari cuaca panas. Buka setiap hari mulai dari Jam 08:00 – 15:00 WIB dan libur apabila ada kepentingan keluarga yang tidak dapat ditinggalkan. (ted)

