Bernas.id – Pegagan, salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia, ternyata memiliki manfaat penting untuk kesehatan. Ini diketahui berdasarkan penelitian farmasi dan kedokteran terkini. Pegagan ini sekarang digadang-gadang sebagai ginko bilobanya Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Dr.
Agatha Budi Susiana Lestari, dosen farmasi Universitas Sanata Dharma dalam seminar Pemanfaatan Bahan Alam dan Teknogi di Era Digital dalam upaya Pengetahuan Bentuk Sediaan Obat.
Acara digelar di Auditorium Driyarkara Kampus Sanata Dharma Yogyakarta, Jumat (25/5/2018).
Agatha menerangkan, beberapa tahun lalu ginko biloba populer di Indonesia, karena efektif mengurangi penyumbatan pembuluh darah. Sayang tanaman ini susah dibudidayakan di Indonesia.
Akhirnya, dikembangkan tanaman lain dengan khasiat yang relatif sama, namun mudah tumbuh di Indonesia, yakni pegagan.
“Pegagan ini sekarang digadang-gadang sebagai ginko biloba-nya Indonesia,” kata Agatha.
Ia meneruskan, pegagan, yang memiliki nama latin Centella asiatica ini memiliki kandungan kimia terpenoids, essential oil, flavonoids, polysaccharides, amino acids, fatty acids, alkaloids, stereols, carotenoids, tannin, chlorophyll, pectin, dan inorganic salts. Flavonoid dilaporkan memiliki kemampuan untuk menghambat agregasi platalet, menghambat penyumbatan pembuluh darah.
“Dalam penelitian yang saya lakukan, saya melakukan ekstraksi pegagan, yang didapat dari Tawangmangu. Pada konsentrasi tertentu, ekstrak herba pegagan memiliki kemampuan yang sama dengan ekstrak ginko niloba dan asetosal dalam hak menghambat terjadinya agregasi platelet,” paparnya.
Ia menerangkan, selama ini pegagan sudah dimanfaatkan untuk sayuran, makanan (keripik), dan bahan jamu tradisional.
Namun ia ingin agar pegagan bisa dikembangkan secara lebih luas menjadi obat herbal terstandar dalam bentuk tablet, seperti yang sudah coba ia lakukan.
Sayang hingga kini belum tersedia data kompilasi yang memadai terkait uji praklinik ekstrak herba pegagan.
Baca Juga: AI Powered SEO, Strategi Cerdas Optimalkan Bisnis Dibantu Google
“Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang terintegrasi antara pihak-pihak terkait untuk meningkatkan status tanaman pegagan menjadi obat herbal terstandar,” sambungnya.
Menjaga kesehatan tubuh adalah investasi jangka panjang, begitu pula dengan pendidikan. Seperti halnya pegagan yang mendukung kelancaran aliran darah, pendidikan yang tepat akan membuka jalan menuju masa depan.
Kuliah sambil berbisnis bukan lagi impian.
Menjadi reseller laptop adalah solusi cerdas untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal akademik.
Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat.
Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.***5
(Den)

