Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Restoran KFC di Inggris Ditutup Massal, Jumlahnya Mencapai Ratusan

Oleh: Redaksi Bernas•20 Februari 2018
Restoran KFC di Inggris Ditutup Massal, Jumlahnya Mencapai Ratusan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Jika membicarakan soal ayam goreng cepat saji, KFC adalah salah satu yang paling terkenal untuk makanan yang satu ini. Rasanya yang lezat sekaligus khas menjadi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Februari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Bernas.id ? Jika membicarakan soal ayam goreng cepat saji, KFC adalah salah satu yang paling terkenal untuk makanan yang satu ini. Rasanya yang lezat sekaligus khas menjadikan menu ayam goreng buatan KFC disukai oleh banyak orang di seluruh dunia, tak terkecuali di Inggris.

Namun kabar yang kurang menggembirakan kini harus diterima oleh pecinta KFC di Inggris. Merco Press yang mengutip juru bicara KFC mengabarkan kalau sejak pekan ketiga bulan Februari, lebih dari separuh gerai cabang KFC di Inggris harus ditutup untuk sementara.

KFC sendiri diketahui memiliki 900 restoran cabang di Inggris. BBC mengabarkan jika hingga hari Selasa (20/2/2018) waktu setempat, sebanyak 470 cabang KFC masih ditutup. Sedikit berkurang jika dibandingkan dengan hari sebelumnya mencapai 575 cabang.

Masalah gangguan pengiriman menjadi penyebab mengapa KFC mengambil kebijakan ini.

Hingga hari Selasa pekan lalu (13/2/2018), urusan pengiriman ayam ke restoran-restoran KFC ditangani oleh perusahaan Bidvest yang berasal dari Afrika Selatan.

Namun setelah kontrak pengiriman tersebut dialihkan ke DHL, restoran-restoran KFC mulai dilanda masalah kekurangan bahan baku. Serikat dagang GMB turut angkat bicara dan menuding kalau KFC melakukan keputusan yang gegabah.

?KFC memiliki ratusan restoran yang beroperasi, sementara DHL mencoba menjalankan seluruh kegiatan pengiriman hanya dari satu pusat distribusi. Tiga pekan lalu, KFC sadar kalau mereka sudah melakukan kesalahan.

Namun sekarang sudah terlambat,? kata Mick Rix dari GMB.

Rix juga menjelaskan kalau kebijakan KFC ini berdampak pada ditutupnya gudang distribusi milik Bidvest dan hilangnya pekerjaan bagi 255 pegawainya. Namun juru bicara KFC berkilah kalau sebanyak 300 lapangan pekerjaan baru bakal tercipta begitu DHL membuka pusat distribusi baru.

Secara terpisah, DHL merilis permintaan maaf sambil menyatakan kalau gangguan ini terjadi akibat adanya ?masalah operasional?. ?Kami bekerja sama dengan partner kami, KFN dan (perusahaan piranti lunak) QSL, untuk menjadikan situasi ini sebagai prirotas,? kata DHL.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram