Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Berkolaborasi dengan Warga Bikin Instalasi Seni, Pameran Seni Rupa Jakarta Biennale 2015 Dibanjiri Ribuan Pengunjung

Oleh: Redaksi Bernas•16 Januari 2016
Berkolaborasi dengan Warga Bikin Instalasi Seni, Pameran Seni Rupa Jakarta Biennale 2015 Dibanjiri Ribuan Pengunjung
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA HarianBernas com Sebanyak 30 ribu orang mengunjungi Pameran Seni Rupa Jakarta Biennale 2015 Pameran ini diselenggarakan selama dua bulan mulai 15..."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 Januari 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita budaya terbaru →

JAKARTA, HarianBernas.com ? Sebanyak 30 ribu orang mengunjungi Pameran Seni Rupa Jakarta Biennale 2015. Pameran ini diselenggarakan selama dua bulan, mulai 15 November 2015 hingga 17 Januari 2016.

“Mayoritas pengunjungnya adalah kaum muda, masyarakat urban Jakarta,” kata Vicky Rosalina, Direktur Pelaksana Jakarta Biennale 2015, pada acara penutupan di Gudang Sarinah, Jakarta, Minggu (17/1) malam.

Pameran seni rupa ini, diadakan setiap dua tahun sekali. Berbagai tanggapan positif muncul dari masyarakat yang mengungkapkan antusiasme berkunjung ke pameran ini.

Tujuan dari Pameran Seni Rupa Jakarta Biennale 2015 adalah mendekatkan pengunjung kepada karya seni.

“Biennale tahun ini juga lebih organik dari tahun-tahun lalu di mana para seniman berkolaborasi dengan warga dalam membuat instalasi seni,” kata Vicky.

Pameran yang bertemakan ?Maju Kena, Mundur Kena: Bertindak Sekarang? ini, melibatkan seniman sebanyak 70 orang.

Tema ini diambil bertujuan untuk meninjau masa kini tanpa terjebak nostalgia masa lalu dan utopia masa depan.

Acara ini merupakan inisiasi dari Yayasan Jakarta Biennale, dan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Erasmus Huis, Asia Center Japan Foundation, Goethe Institut, International Biennial Association, dan lain-lain.

“Pemerintah provinsi banyak memberikan bantuan terutama dari dana dan perizinan lokasi,” tutur Vicky.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram