Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Wow, Ini Tipe Guru yang Disukai Peserta Didik. Anda salah satunya?

Oleh: Redaksi Bernas•12 Januari 2018
Wow, Ini Tipe Guru yang Disukai Peserta Didik. Anda salah satunya?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Dalam Undang undang Nomor 14 Tahun 2005 pasal 10 dikatakan bahwa menjadi seorang guru harus memiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi kepribadian..."

🗓️ Dipublikasikan pada 12 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas id – Dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 pasal 10 dikatakan bahwa menjadi seorang guru harus memiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Kompetensi ini diperoleh melalui pendidikan profesi. Tujuannya agar tujuan dari pada pendidikan dapat tercapai.

Guru mengerti dan paham karakter siswa merupakan salah satu point dari kompetensi pedagogik.

Selain itu penguasaan kelas selama mengajar. Karena selama ini guru dianggap kaku saat berhadapan dengan siswa. Tidak enjoy saat memberikan pelajaran.

Kurang mengerti apa yang diminati siswa. Untuk itu perlu tahu tipe guru yang seperti apa yang menjadi idola siswa. Berikut guru yang diidolakan siswa.

1.

Humoris

Siswa sangat tidak menyukai suasana kelas yang tegang, kaku dan horor. Tidak ada senyum apalagi canda tawa. Seolah-olah kelas layaknya neraka.

Biasanya wanita menyukai laki-laki yang humoris. Kebanyakan guru yang humoris juga laki-laki. Apalagi gurunya itu punya nilai plus, tampan misalnya.

Idola siswa wanita banget. Untuk guru wanita tunjukkan bahwa perempuan bisa humoris, tidak melulu kaku.

2. Suka bercerita

Kemampuan ini lebih banyak dimiliki perempuan dibanding laki-laki.

Sudah kodratnya perempuan suka berbicara. Lalu menceritakan pengalaman yang mengesankan dan memotivasi. Siswa bosan jika yang didengar hanya materi-materi saja.

Lebih menyenangkan lagi bila ada guru yang menyampaikan materi sedikit selebihnya bercerita. Ini yang nanti-nanti siswa.

3. Tidak pelit nilai

Tidak pelit nilai bukan berarti memberikan nilai secara cuma-cuma.

Maksudnya, guru tidak mempersulit nilai siswa. Perlu menghargai dan mengapresiasi proses belajar siswa.

Jadi tidak hanya hasil akhir, tetapi kumpulan proses seperti sikap, nilai harian, keaktifan, tugas dan sebagainya.

4.

Tidak banyak tugas

Tidak ada siswa yang tidak menyukai yang namanya tidak ada tugas. Terlalu banyak tugas membuat siswa stres, tertekan, bosan dan bisa saja bertambah malas. Adanya tugas untuk me-review materi memang baik.

Menjadi salah bila tugas diberikan tidak sesuai kapasitas. Siswa akan membanggakan guru yang jarang memberi tugas karena dianggap mengerti anak didiknya.

5. Gaul

Tampil trendi, update remaja zaman now akan mengimbangi dan memudahkan masuk di dunia peserta didik.

Juga memudahkan dalam pemilihan sistem belajar. Sehingga siswa nyaman dan merasa mudah dalam belajar. Guru seperti layaknya teman.

Tapi jangan sampai keblabasan.

Termasuk tipe yang manakah Anda di mata perserta didik?

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram