Bernas.id ? Handphone dan remaja adalah dua hal yang saling terkait erat. Semakin berkembangnya teknologi membuat remaja sering tidak mampu menjauhkan diri dari handphone-nya. Remaja pada umunya lebih asyik berbincang dengan handphone-nya dibandingkan dengan kedua orang tua.
Ternyata ada 5 hal yang menjadi alasan utama mengapa remaja lebih suka menghabiskan waktu dengan handphone dibanding dengan kedua orang tuanya:
Enggan Dinasihati
Alasan pertama remaja lebih suka menghabiskan waktu dengan handphone dibanding berbincang dengan kedua orang tua karena, remaja tidak suka menerima banyak nasihat dari kedua oang tua.
Bagi remaja, diskusi lebih disukai daripada nasihat. Mereka merasa dihakimi dan disalahkan saat diberi nasihat.
Obrolan yang tidak nyambung
Perbedaan usia dan zaman antara kedua orang tua dan remaja mengakibatkan pembicaraan yang kurang nyambung antara kedua pihak. Remaja berpikir dengan pola pikir zaman yang modern sedangkan orang tua berpikir dengan pola pikir pada zamannya dulu.
Remaja merasa orang tua sering khawatir secara berlebihan terhadap lingkungannya. Bagi orang tua, remaja adalah anak-anak yang masih perlu diingatkan dan diawasi dengan ketat.
Ngobrol berarti dimarahi
Remaja belum memahami maksud dan pola pikir orang tua. Cara berpikir dan bertindak remaja dan orang tua yang berbeda membuat remaja measa setiap kali berbincang dengan kedua orang tua, sering diakhiri dengan nasihat dan ceramah yang membuat mereka merasa dihakimi dan disalahkan.
Orang tua pun sibuk dengan handphone
Sering pula remaja mengeluhkan bahwa kedua orang tua pun saat di rumah sibuk dengan handphone-nya masing-masing.
Keasyikan kedua orang tua dengan gadget diperhatikan oleh si anak dan akhirnya membuat si remaja akhirnya memilih untuk menghabiskan waktunya dengan handphone-nya sendiri.
Orang tua terlalu KEPO
Remaja kadang tidak suka jika kedua orang tua terlalu mencampuri urusan pribadinya. Remaja merasa bahwa mereka memiliki privasi yang sebaiknya tidak diganggu oleh orang dewasa terutama kedua orang tua. Remaja melakukan hal ini karena mereka merasa bahwa mereka harus belajar menyelesaikan masalahnya sendiri.
Membatasi remaja dengan handphone-nya adalah hal yang sulit.
Orang tua perlu meluangkan banyak waktu untuk sering berkomunikasi dan berbincang dengan ranak remajanya.
Hal ini dapat dilakukan jika Anda sebagai orang tua pun memberi contoh dengan perilaku yang sama yaitu, tidak menghabiskan waktu dengan handphone Anda.

