Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Penderita Difteri Dihimbau Gunakan Masker Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2018

Oleh: Redaksi Bernas•21 Desember 2017
Penderita Difteri Dihimbau Gunakan  Masker Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2018
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Selama libur Natal dan Tahun Baru 2018 Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat dengan suspect Difteri untuk menggunakan masker selama libur Natal dan Tahun B..."

🗓️ Dipublikasikan pada 21 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, Bernas.id – Selama libur Natal dan Tahun Baru 2018, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat dengan suspect Difteri untuk menggunakan masker selama libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Himbauan itu dilakukan untuk meminimalisir penularan penyakit difteri di saat mobilitas yang tinggi pada libur panjang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018.

''Penularan penyakit Difteri melalui percikan air ludah yang keluar saat batuk dan bersin, bukan melalui udara di sekitar kita. Sehingga saya mengimbau untuk menggunakan masker agar tidak menularkan kepada orang lain. Bagi yang sedang batuk dan pilek sebisa mungkin gunakanlah masker juga untuk menghindari penyebaran penyakit yang lain,'' kata Menkes Nila Moeloek.

Kemenkes sendiri telah melakukan rapat dan evaluasi mengenai logistik untuk imunisasi vaksin difteri dengan Outbreak Response Immunization (ORI) yang sasarannya anak-anak sekolah di masing-masing Provinsi dan Kota/Kabupaten di Indonesia.

Logistik pelaksanaan imunisasi vaksin difteri telah tersedia di daerah.

?Berdasarkan laporan dari daerah, bahwa angka difteri sudah mulai menurun. Masyarakat antusias melakukan imunisasi secara mandiri,'' tutur Nila.

Nila memperkirakan, bahwa angka difteri akan menurun. Tetapi Menkes RI tetap mewaspadai penyebaran penyakit difteri di Indonesia melalui wisatawan asing yang datang ke Indonesia.

''Penyakit difteri tidak hanya terjadi di Indonesia, akan tetapi di India, Myanmar, dan Bangladesh.

Sehingga jika wisatawan asing dari negara yang terjangkit difteri akan datang ke Indonesia diharuskan mendapatkan imunisasi difteri terlebih dahulu,'' tambahnya.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram