Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Momentum Tahun Baru, Bebas Galau

Oleh: Redaksi Bernas•31 Desember 2017
Momentum Tahun Baru, Bebas Galau
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Galau ataupun risau saat ini terus menjadi masalah dini kesehatan jiwa banyak orang orang yang mengganggabahwa kegalauan adalah sebuah masa yang akan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 31 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id – Galau ataupun risau saat ini terus menjadi masalah dini kesehatan jiwa, banyak orang-orang yang mengganggap bahwa kegalauan adalah sebuah masa yang akan usai pada waktunya atau pun dapat disembuhkan dengan cara melupakannya.

Dalam KBBI galau memiliki arti kacau tidak karuan (pikiran), sehingga galau sangat erat kaitannya dengan stres atapun depresi jika tidak diselesaikan. Adapun salah satu dampak dari terjadinya kegalauan pada kondisi tubuh maupun jiwa sangat merugikan, di antaranya dapat mengganggu kestabilan hidup sehari-hari. Gangguan tersebut dapat berupa kestabilan emosi ataupun perasaan cemas yang berlebihan seperti menangis tiada sebabnya atau pun tidak memiliki nafsu makan.

Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka akan menyebabkan gangguan jiwa yang cukup berat.

Tetapi juga perlu digaris bawahi, jika perkara galau ini dilupakan atau ditinggalkan akan menjadi bumerang yang menakutkan di kemudian hari.

Meskipun demikian, upaya untuk menghindari kegalauan atau pun meretas kegalauan yang sedang menimpa diri adalah kuncinya sate, yakni bersyukur, menerima apapun yang menimpa kehidupan kita sebagai salah satu takdir yang telah dituliskan-Nya. Menyelesaikan kegalauan dengan berani menghadapinya dan menyelesaikannya dengan ketulusan hati, keikhlasan jiwa hingga masalah yang berdampak kegalauan tersebut diterima dengan lapang dada.

Dalam momentum tahun baru ini, maka gunakanlah tekat untuk meraih sesuatu yang baru, salah satunya sikap dalam menyelesaikan kegalauan. Marilah berbenah diri, mulailah tahun baru nanti dengan jiwa yang baru, jiwa yang tak lagi ?uring-uringan? karena kegalauan.

Dengan demikian, introspeksi diri agar lebih baik dan menjadi pribadi yang anggun, terlebih membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Karena, tanpa galau banyak hal yang bisa kita lakukan untuk sesama.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram