Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pembiayaan FLPP dan SSB Belum Mencapai Target Hingga Desember

Oleh: Redaksi Bernas•20 Desember 2017
Pembiayaan FLPP dan SSB Belum Mencapai Target Hingga Desember
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Program pembiayaaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah lewat flpp dan ssb..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

JAKARTA, Bernas.id – Program pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) belum mampu mencapai target tahun ini.

Menurut Lana Winayanti, selaku Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada banyak faktor tidak tercapainya target tersebut.

“Sekarang lihatnya digabung. Dua-duanya sama-sama untuk subsidi, cuma mekanismenya agak beda antara FLPP dan SSB. Kita prediksi total capaian FLPP dan SSB 220.000 unit sampai saat ini,” papar Lana usai diskusi Outlook Pembiayaan Perumahan Tahun 2018, Rabu (20/12/2017).

Lana menuturkan, target untuk SSB sendiri tahun ini adalah 239.000 unit, sedangkan FLPP 40.000 unit.

Dengan demikian, seharusnya realisasi mencapai 279.000 unit. Salah satu faktor utama mengapa target tersebut tidak terlampaui, Lana menlanjutkan, adalah karena anggaran untuk FLPP tahun ini terlambat turun.

“Pencairan dana FLPP tahun ini baru keluar pada akhir Oktober lalu,” terangnya.

Ia menyebutkan untuk tahun depan, porsi FLPP akan ditambah menjadi 42.000 unit dan SSB 225.000 unit. Anggarannya masing-masing Rp 4 triliun dan Rp 2,6 triliun.

Meski demikian, anggaran FLPP ini belum termasuk suntikan dari SMF yang rencananya akan menyalurkan sebesar Rp 3 triliun.

“Kita mengupayakan agar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) bisa langsung cair pada Januari 2018,” tutupnya.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram