Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Respon Fisik Total dan Eksplorasi: Cara Jitu Membuat Anak Termotivasi Belajar

Oleh: Redaksi Bernas•18 Desember 2017
Respon Fisik Total dan Eksplorasi: Cara Jitu Membuat Anak Termotivasi Belajar
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Seringkali waktu belajar menjadi hal yang dibenci anak Terlebih untuk anak dengan yang senang bergerak karena menurut mereka belajar adalah sesuatu..."

🗓️ Dipublikasikan pada 18 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Seringkali, waktu belajar menjadi hal yang dibenci anak. Terlebih untuk anak dengan yang senang bergerak, karena menurut mereka, belajar adalah sesuatu yang membuat stres dan membosankan. Harus duduk manis, tidak boleh berisik, harus mendengarkan.

Ditambah lagi harus membaca buku dan menulis. Nah, bagaimanakah cara yang paling ampuh untuk membuat anak-anak mau belajar?

Untuk anak-anak hingga usia awal sekolah dasar, pendekatan belajar dengan cara Respon Fisik Total (Total Physical Response) bisa dipakai untuk berlatih saat di rumah atau di kelas. Dikembangkan pada awalnya untuk kelas bahasa, Respon Fisik Total berarti anak tidak harus menjawab pertanyaan dengan kata-kata, tetapi hanya dengan gerakan atau respon fisik.

Contohnya, sediakan berbagai balok warna warni dan beri instruksi sesuai pelajaran. Untuk bahasa Inggris: “Get me two green blocks“. Lalu, minta anak untuk mengambil 2 balok hijau.

Untuk matematika: “Ambil 2 balok ditambah 3 balok”. Lalu, minta anak untuk mengambil jumlah balok sesuai hasil perhitungannya.

Biasanya, anak akan bersemangat bila melakukan beramai-ramai dengan teman lain dan dibuat seperti kompetisi.

Di era teknologi digital, setiap gawai pasti dibekali dengan berbagai toko aplikasi.

Coba cari aplikasi-aplikasi yang bisa membuat anak belajar berbagai pelajaran sekolah. Seperti aplikasi Geogebra untuk belajar matematika, atau PhyWiz untuk belajar Fisika.

Jika anak tertarik dengan Biologi atau Geografi, maka bisa berlangganan majalah online National Geographic atau sejenisnya yang bisa dibaca langsung di layar gawai.

Menonton saluran National Geographic di televisi berlangganan juga bisa dijadikan pilihan. Yang pasti, buat kegiatan depan layar tidak hanya sekadar bermain games saja, tetapi juga untuk belajar.

Selain itu, belajar yang baik juga tidak terbatas di dalam ruangan saja. Ajak anak eksplorasi dan selalu bawa buku ke luar ruangan, bisa ke taman, ke lapangan bola, atau hanya sekedar belajar di teras.

Sehingga, anak bisa belajar sambil memperhatikan lingkungannya. Eksplorasi fisik dan sensori motorik, akan membuat anak lebih termotivasi untuk belajar, dibanding sekadar duduk menatap buku.

Tentu saja, membuat kegiatan belajar di luar ruangan akan menguras energi dan waktu yang cukup besar. Seringnya, guru di sekolah merasa hal ini tidak mungkin dilakukan dalam waktu 2-3 jam pelajaran yang hanya memakan waktu maksimal 100 menit saja.

Sehingga disarankan, bila melakukan kegiatan kunjungan ke suatu tempat, bisa dilaksanakan berintegrasi dengan pembelajaran mata pelajaran lain, sekaligus pengambilan nilai psikomotor, sehingga tidak akan membuat kegiatan menjadi hanya sekadar jalan-jalan.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram