Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Mengembalikan ?Mood? setelah Liburan

Oleh: Redaksi Bernas•15 Desember 2017
Mengembalikan ?Mood? setelah Liburan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Liburan akhir semester segera tiba sorak sorai anak anak sekolah menyambut gembira kedatangan libur panjang ini Rencana rencana liburan jauh jauh..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id ? Liburan akhir semester segera tiba, sorak-sorai anak-anak sekolah menyambut gembira kedatangan libur panjang ini. Rencana-rencana liburan jauh-jauh hari sudah dibuat secara matang.

Mulai jadwal kegiatan hari pertama sampai terakhir, tempat-tempat wisata yang ingin dituju, siapa saja yang ikut andil dan segala sesuatu yang berhubungan dengan ?holiday?.

Sayangnya rencana-rencana yang dibuat untuk mengisi liburan terkadang tidak memperhatikan dampak dari usainya waktu liburan, khususnya untuk anak-anak.

Bagi anak-anak, liburan menjadi momen yang sangat menyenangkan, terbebas dari tugas sekolah yang seringkali menyita waktu bermain.

Oleh karena itu, liburan menjadi ajang untuk bermain sepuas-puasnya tanpa memikirkan yang namanya sekolah.

Nah, dampaknya saat liburan panjang telah usai, tidak jarang beberapa anak merasa malas sekolah ketika memasuki hari sekolah lagi.

Mereka menjadi tidak bersemangat dan maunya tetap liburan.

Kalau begini bagaimana? Siapa yang susah?

Menjaga ?mood? anak memang susah-susah gampang. Perasaan anak-anak kadangkala sulit untuk diterjemahkan.

Untuk itu, sebagai orang tua, sebagai guru, sebagai keluarga haruslah belajar bagaimana memahami anak-anak. Bagaimana menjaga ?moodnya? agar tetap stabil?

Berikut beberapa tips untuk menjaga ?mood? selama liburan:

1. Pantaulah aktivitasnya selama liburan

Usahakan agar aktivitasnya tidak jauh berbeda dengan ketika tidak liburan.

Misalnya, ketika jam belajar, usahakan mereka tetap belajar. Namun, anak bisa memilih materi di luar sekolah.

2. Bagi seorang guru, Anda bisa membuatkan ?teman belajar di rumah?

Teman belajar ini berupa lembar-lembar aktivitas yang sudah ditentukan oleh guru.

Aktivitas-aktivitas tersebut tetap dilakukan oleh siswa di rumah dengan pantauan orang tua.

Isi lembar aktivitas ini misalnya membantu orang tua, belajar, silaturahmi ke rumah teman/saudara, berlibur ke suatu tempat dan ibadah. Anda bisa berkreasi dengan lembar tersebut.

Jika siswa melakukannya, isilah lembar dengan gambar senyum, sebaliknya jika tidak melakukan diberi gambar cemberut. Siswa yang banyak gambar tersenyum nantinya akan mendapat reward dari guru.

3. Tidak semua keinginannya harus dituruti

Liburan bukan ajang memanjakan anak.

Justru memberikan banyak pengajaran dan pengalaman kepada anak. Jadi, pilihlah keinginan anak yang memang benar-benar perlu.

Itulah beberapa cara yang dapat membantu mengembalikan ?mood? anak setelah liburan panjang. Cara-cara tersebut akan membantu anak tetap terbiasa dengan aktivitas-aktivitas keseharian, walaupun libur panjang.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram