Bernas.id – Saat akhir semester, adalah waktu yang biasanya dimanfaatkan oleh sekolah untuk mengambil penilaian dari hasil belajar selama satu semester. Sesuai kurikulum yang dipakai saat ini, penilaian tersebut diambil dari segi tes motorik atau ujian praktek, dan tes kognitif atau ujian tertulis. Biasanya, banyak cara dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian tertulis yang penuh dengan teori.
Sering terdengar keluhan, yang tidak sempat belajar, yang materi pelajaran susah, yang tidak mengerti, dan keluhan lainnya selama masa minggu PAS.
Sehingga saat mengerjakan soal, banyak yang tidak terisi karena tidak ingat materi pelajaran yang sudah didapat.
Nah, ebenarnya, ada satu kunci poin yang penting untuk bisa sukses mendapat nilai bagus saat Penilaian Akhir Semester (PAS). Yaitu, bagaimana mencatat untuk diingat otak.
Mencatat bagi sebagian orang yang malas, adalah hal yang membuat ribet dan tidak penting.
Selain menghabiskan waktu, biasanya lebih baik menunggu bahan presentasi yang diberikan guru, atau memfotokopi catatan teman.
Ternyata, menggunakan catatan orang, baik berupa presentasi maupun fotokopi catatan, tidak efektif membuat informasi tersimpan ke dalam otak.
Sehingga, otak pun kesulitan mengambil kembali informasi yang tersimpan.
Mencatat saat guru menerangkan dengan mengetik ke laptop pun sering tidak membawa makna ke dalam otak, karena hampir sama dengan file power point dari presentasi guru, biasanya hanya memuat kata-kata guru dan bukan dari pemahaman sendiri.
Mencatat untuk diingat otak, berarti harus dengan tulisan tangan sendiri. Yang berarti, semua catatan yang ditulis tidak dengan tulisan tangan harus dibuat ulang. Dengan menulis ulang, biasanya akan timbul banyak ide untuk melengkapi catatan dengan detil lebih lengkap, yang biasanya disertai dengan apa yang sudah dipahami.
Lalu, dengan menuliskan kembali, maka akan terlatih kemampuan parafrasa atau mengutip kalimat orang lain dengan bahasa sendiri, tentu tanpa mengubah esensi dari arti awal, dengan lebih singkat dan jelas.
Mencatat dengan banyak diagram dan warna akan memudahkan otak untuk mengingat. Selama mencatat, biasanya otak akan berusaha membuat berbagai hubungan, sehingga akan mudah menyimpan dan mengambil informasi. Otak juga akan membuat ingatan dari sensasi yang dirasakan saat menuils, sehingga akan memudahkan otak untuk mengingat materi sekolah dan bisa menjawab banyak soal.
Yang tentu saja, akan membuahkan nilai bagus saat ulangan dan akhirnya mendapat nilai rapor yang bagus juga.

