Bernas.id – Tinggal bersama mertua kadangkala tidak bisa dipungkiri oleh pasangan suami istri. Apalagi jika pasangan kita adalah anak tunggal, bisa jadi tinggal bersama mertua adalah hal yang tak bisa dielakkan. Demikian juga jika pasangan kita adalah anak kesayangan yang diharapkan tinggal menemani orang tua.
Tinggal bersama mertua juga dilakukan pasangan muda yang belum mampu memiliki tempat tinggal sendiri.
Namun demikian, tak jarang konflik rumah tangga muncul saat pasangan tinggal bersama mertua. Perbedaan-perbedaan kecil keseharian dapat memicu konflik antara menantu dan mertua. Barangkali karena perempuan lebih mengedepankan emosi, maka biasanya konflik terjadi antara menantu perempuan dengan ibu mertua.
Disarikan dari www.parenting.co,id, dan berbagai sumber, bagi pasangan yang tinggal bersama mertua, hal-hal berikut ini dapat dilakukan untuk menghindari konflik dengan mertua.
1.
Sadari bahwa mertua adalah orang tua pasangan kita
Jauh sebelum bersama kita, pasangan kita adalah anak mertua. Pasangan kita telah melalui suka duka bersama mertua selama bertahun-tahun lamanya. Pasti kebersamaan mereka telah membuahkan ikatan yang kuat sebagaimana kita dengan orang tua sendiri.
Kesadaran ini penting, agar kita tidak merasa cemburu apabila pasangan kita terlihat akrab dan dekat dengan orang tuanya (mertua).
Justru kita perlu merasa berbahagia karena memiliki pasangan yang dekat dengan orang tuanya.
2. Hormati mertua seperti orang tua sendiri
Mertua adalah orang tua yang wajib kita hormati.
Dalam Islam ada kewajiban birrul walidain, yaitu kewajiban anak berbakti kepada orang tuanya.
Kata walidaini , mengandung makna bahwa hormat seorang anak adalah terhadap semua orang tua tidak hanya orang tua kandung.
Rasa hormat terhadap mertua dapat dilakukan dengan berkata yang sopan, tidak menghardik mertua, dan bersikap yang santun terhadap mertua.
3.
Ringankan beban mertua
Meringankan beban mertua dapat mendekatkan hubungan menantu dengan mertua. Meringankan beban mertua dapat dilakukan sesuai dengan kondisi mertua. Karena, beban mertua bisa bermacam-macam, baik beban pekerjaan, keuangan, maupun kejiwaan.
Menantu yang tinggal bersama mertua, perlu memahami beban mertua dan membantu meringankannya.
4. Suka berbagi dengan mertua
Kadangkala hal-hal sepele seperti tidak mau berbagi makanan, atau hanya membeli makanan untuk diri sendiri di depan mertua, dapat menimbulkan konflik. Senantiasa berbagi dengan mertua dapat mendekatlan hubungan menantu dengan mertua.
5.
Berikan hadiah kepada mertua
Sesekali memberikan hadiah kepada mertua dapat mendekatkan hubungan. Misalnya saat mertua ulang tahun, atau saat hari raya, berikan kado buat mertua.
6. Pasangan bersikap netral
Poin ini penting bagi menantu agar bisa akur dengan mertua.
Meminta pasangan bersikap netral alias tidak terlalu berpihak kepada orang tuanya atau pasangannya, dapat mendekatkan hubungan menantu dengan mertua.
Ketidaknetralan pasangan dapat menimbulkan kecemburuan di salah satu pihak.

