Bernas.id – Tentu kamu pernah membaca kalimat ini, “It is raining, Lov'. Seseorang yang menuliskannya, mungkin untuk menyatakan kegelisahannya saat memikirkan bahwa di luar sana pasangannya sedang berjuang dalam kehujanan. Kalimat ini ditujukan pada pasangan halal lo, bukan kekasih atau pacar nan jauh di sana.
Kalimat itu seolah-olah ingin membisikan 'tetaplah bertahan', karena dibalik hujan, tersimpan akhir yang menggembirakan, yaitu 'pelangi'.
Siapa yang tidak suka hujan. Mungkin hidupnya terlalu keras hingga susah menyingkapkan berkah dalam turunnya hujan. Anak kecil pun sangat menyukai hujan, saat kulit mereka merasakan percikan-percikan air yang turun dari langit.
Bahkan mungkin saat kaki mungil mereka berjingkrakan di atas genangan air.
Ah! Siapa yang tak suka hujan? Sejak kecil hingga sekarang pun masih suka main dalam hujan.
Saat hujan turun dan sedang berjalan sendiri, selalu ada kerinduan membasahi wajah ini dengan air hujan. Tak ada tangan yang menghalangi salam riuhnya hujan. Tak ada payung yang menolak benturan-benturan hujan.
Tak ada jas hujan yang menutupi pancuran air hujan.
Kita suka hujan, bahkan air mata inipun terkadang berpacu dalam derasnya hujan, seakan berlomba menunjukkan ekspresi dalam menyikapi hidup. Selalu ada keoptimisan dan kebahagiaan yang menanti setelah redanya hujan.
Namun, beda kalau hujan yang turun disertai badai. Tentu ada kekhawatiran seberapa kuat kita bertahan dalam hujan.
Terkadang kita pun mengkhawatirkan seseorang yang diluar sana dalam riuh-rendahnya simponi hujan badai.
“It is raining, Lov.” Kalimat yang ingin kita bisikan pada orang tercinta. Mungkin gemanya terbawa bersama angin hujan. Iringan doa yang kita panjatkan, berharap bahwa doa itu akan sampai pada-Nya.
Bukankah, saat turunnya hujan, adalah salah satu saat di mana doa akan diterima oleh Allah SWT, 'The Power of Hujan'.
Tapi, hati-hati! Kalau memang itu ditujukan pada pasangan halal kita, ya sah-sah saja. Tapi kalau kalimat ini ditujukan pada pasangan yang belum halal, hujan akan memberikan badai dalam hatimu.
So, selamat menikmati hujan dalam kesendirian maupun keramaian.
Karena hujan tidak akan berhenti untuk memberikan keberkahan kepada orang yang mengharapkan turunnya hujan. Bukankah setelah hujan akan nampak keindahan pelangi yang menghiasi wajah kita dalam menanti kekasih hati?

