Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Hasil Olah TKP, Kecelakaan Setya Novanto Tabrak Tiang Bukan Rekayasa

Oleh: Redaksi Bernas•16 November 2017
Hasil Olah TKP, Kecelakaan Setya Novanto Tabrak Tiang Bukan Rekayasa
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin W memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto..."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 November 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin W memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Ia pun menjawab berbagai pertanyaan yang muncul soal kebenaran atau hanya rekayasa saja. Menurut hasil pengolahan sementara, Kingkin memastikan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Novanto benar-benar kecelakaan.

“Gini, saya pastikan kembali hasil olah TKP merupakan lanjutan tadi malam, termasuk pengecekan di barang bukti, dan TKP, ada beberapa bekas-bekas tumburan (tabrakan) mulai dari dia start sampai end position. Itu dipastikan ada kecelakaan tunggal,” terang Kingkin Permata Hijau tempat Setya Novanto mengalami kecelakaan, Jumat (17/11/17).

Kingkin menjelaskan, kecelakaan ini tidak melibatkan mobil lain.

Penyebabnya diduga karena Hilman, sang pengemudi, kurang berkonsentrasi dan kehilangan kendali. Mobil itu melaju kencang dari arah selatan ke utara di Jalan Permata Hijau.

Sang pengemudi hilang kendali dan menabrak tiang.

“Ada dua tumburan, yang pertama tumburan tuh pada saat di atas semacam trotoar, kemudian menumbur pohon (sebelum menabrak tiang),” jelasnya.

Diketahui, pengemudi itu merupakan wartawan Metro TV serta ajudan Novanto, Reza, diperiksa di Mapolda Metro Jaya.

Sedangkan, Setya Novanto masih dirawat di RS Medika Permata Hijau.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram