Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Menarik, Masyarakat di Daerah Ini Tidur Tanpa Kasur. Nomor 2 Tidur di Atas Pasir !

Oleh: Redaksi Bernas•23 Oktober 2017
Menarik, Masyarakat di Daerah Ini Tidur Tanpa Kasur. Nomor 2 Tidur di Atas Pasir !
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Tidur dengan beralaskan kasur nan empuk rasanya telah menjadi kebiasaan masyarakat Tempat tidur yang nyaman bahkan berhiaskan kelambu tak jarang..."

🗓️ Dipublikasikan pada 23 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id – Tidur dengan beralaskan kasur nan empuk, rasanya telah menjadi kebiasaan masyarakat. Tempat tidur yang nyaman bahkan berhiaskan kelambu, tak jarang turut menjadi pelengkapnya. Tentu saja hal ini telah menjadi hal yang lumrah.

Namun, berikut ini terdapat beberapa wilayah yang tidak melakukannya, negara mana saja?

1. Korea

Sebuah negara yang terkenal dengan makanan kimchi yang dimilikinya, ternyata memiliki sebuah kebiasaan unik. Tidak hanya etos kerja dengan nilai kedisiplinan dan kejujuran yang dimiliki.

Korea yang juga terkenal dengan serial drama koreanya ini, ternyata juga memiliki sebuah kebiasaan yang unik.

Sebanyak 30% orang Korea Selatan lebih menyukai tidur tanpa menggunakan alas tidur yang empuk.

Ya, masyarakat Korea kurang menyukai menggunakan kasur dan lebih memilih tidur di lantai.

Hal ini terjadi dikarenakan telah menjadi kebiasaan yang mengakar kuat sejak masa nenek moyang.

Masyarakat Korea meyakini bahwa tidur di lantai lebih memberikan rasa nyaman dibandingkan dengan menggunakan tempat tidur. Selimut menjadi pilihan alas yang mereka gunakan.

2. Sumenep, Madura

Tidak hanya wilayah luar negeri.

Namun, kebiasaan tidur tanpa menggunakan kasur juga dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Hal ini tercermin langsung dalam kebiasaan penduduk desa di daerah Sumenep, Madura.

Masyarakat setempat lebih memilih pasir sebagai alas tidur yang mereka gunakan.

Kebiasaan unik ini tergambar dalam suasana kamar tidur penduduk. Ruangan yang telah beralaskan keramik, sengaja diberi pasir sebagai alas tidur yang akan digunakan.

Pasir telah menjadi bagian penting dalam kebiasaan penduduk. Bukan springbed atau pun kasur kapuk, namun 'kasur pasir'.

Tentu saja bukan berarti kasur yang berisikan pasir. Pasir yang dibiarkan memenuhi lantai kamar dengan ketebalan sekitar 30cm, menjadi alas tidur yang terasa nyaman.

Pasir yang dibiarkan terhampar dalam lantai kamar, siap untuk digunakan.

Pakaian bahkan kulit yang berlumuran pasir, memberikan sensasi yang menyenangkan.

Tepatnya pada Desa Legung Timur, Legung Barat, dan Dapenda Kecamatan Batang-Batang, yang memiliki kebiasaan unik ini.

Ketiga desa tersebut bahkan telah melakukan 'ritual' unik ini sejak turun temurun.

Rasa menyejukkan sekaligus memberikan rasa hangat, memberikan rasa nyaman bagi yang menggunakannya.

Kebiasaan ini bahkan mampu mengalahkan rasa kekhawatiran penduduk bila pasir masuk ke dalam mulut, lubang telinga, atau pun lubang hidung.

Rasa nyaman yang dirasakan menjadi faktor utama kebiasaan unik ini telah mengakar sejak dulu.

3. Kasuran, Sleman

Masyarakat Dusun Kasuran, Desa Margodadi, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman kali ini cukup unik.

Tidak hanya masyarakat Sumenep, namun penduduk desa ini juga tidur tidak menggunakan kasur. Tradisi leluhur telah menjadikan penduduk desa menggunakan serabut kelapa sebagai alas tidur yang mereka gunakan.

Serabut kelapa dihamparkan, lalu cukup dengan memberikan tikar sebagai pelapis, maka kasur serabut pun siap digunakan. Kebiasaan ini bermula dari sebuah kepercayaan penduduk setempat bahwasanya tidak mengunakan kasur kapas atau pun busa, diyakini dapat menolak musibah.

Kebiasaan ini telah terbentuk sejak masa Sunan Kalijaga, 600 tahun yang lalu.

Dan yang perlu Anda perhatikan bahwasanya pada masa dahulu rasa pegal-pegal saat bangun tidur, jarang terjadi. Bagi Anda yang ingin tidur dengan sensasi yang berbeda, beberapa pilihan alas tidur tersebut patut dicoba.

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram