Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Inilah 3 Waktu yang Salah Saat Kamu Memutuskan untuk Resign dari Kantor

Oleh: Redaksi Bernas•15 Oktober 2017
Inilah 3 Waktu yang Salah Saat Kamu Memutuskan untuk Resign dari Kantor
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Mengundurkan diri dari pekerjaan atau yang biasa disebut dengan resign memang sah sah saja dilakukan oleh para karyawan di suatu perusahaan Karena..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita inspirasi terbaru →

Bernas.id ? Mengundurkan diri dari pekerjaan atau yang biasa disebut dengan resign memang sah-sah saja dilakukan oleh para karyawan di suatu perusahaan. Karena resign adalah hak setiap karyawan.

Karyawan yang hendak mengajukan resign, mempunyai keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik daripada kantor sebelumnya.

Tapi, ada 3 waktu yang salah apabila seorang karyawan untuk memutuskan resign dari kantor. Simak poin berikut ini, ya.

1. Ketika Kamu Tidak Punya Pekerjaan Pengganti

Memang benar adanya bahwa, rezeki itu tidak ke mana.

Rezeki sudah diatur oleh Sang Maha Pencipta. Tapi coba pikirkan dulu, jika kamu mau resign di saat tidak punya atau belum mendapat pekerjaan pengganti. Mendapatkan pekerjaan baru tidak selamanya mudah.

Lagipula, kamu akan lebih mudah mendapat pekerjaan ketika menjadi karyawan di perusahaan lain, dibandingkan saat kamu melamar pekerjaan dengan status pengangguran.

Nah, kemudian apa dampaknya jika kamu nekat untuk memilih menunggu datangnya pekerjaan baru ketika kamu telah memutuskan resign namun belum dapat pengganti kerjan baru?

Saat menunggu, kamu akan kehabisan uang tabungan yang dikumpulkan selama bekerja di perusahaan sebelumnya, karena yakinlah kebutuhan hidup sangat banyak dan beragam.

2.

Ketika Kamu Mendapatkan Promosi

Kamu mendapat tawaran kerja yang lebih menarik di perusahaan lain. Tapi, di saat bersamaan, kamu juga mendengar kalau akan mendapat promosi. Sebaiknya kamu jangan langsung mengundurkan diri.

Kenapa? Karena bisa jadi, jika kamu resign setelah mendapat promosi, maka CV kamu akan tampak lebih cantik karena ada titel yang lebih mentereng.

3. Ketika Kamu Diminta Menangani Proyek Besar

Di poin ketiga ini, tentu ini merupakan suatu kesalahan?

Kenapa dibilang ini suatu kesalahan? Mungkin kamu merasa tidak percaya diri ketika atasan memberi tugas berat. Maka, kamu berpikir untuk berhenti kerja saja.

Bisa jadi hal ini baik buat kamu, tapi belum tentu baik untuk bos dan rekan kerja .Mereka akan menilai kamu sebagai orang yang lari tanggung jawab dan meninggalkan beban untuk teman satu tim.

Jangan terlalu minder pada diri sendiri karena itu tidak baik. Manusia diciptakan untuk menebar kebaikan bagi manusia yang lain.

Ketika kamu diminta untuk menangani suatu proyek besar, tandanya atasan kamu percaya terhadap kemampuanmu. Jangan cepat-cepat untuk memutuskan resign.

Kamu sangat bisa untuk menego gaji kembali dengan atasanmu atau kamu juga bisa minta dipromosikan untuk naik jabatan, bukan?

Maka dari itu, resign itu boleh-boleh saja.

Namun jika ingin resign lihatlah dulu situasi dan kondisi perushaan saat itu. Apakah justru saat itu, perusahaan menguntungkan dirimu?

Jangan lewatkan kesempatan, karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya!

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram