Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Kalahkan Pesaing, Ini Jalan Pintas Naikkan Omzet Bisnis

Oleh: Redaksi Bernas•9 Oktober 2017
Kalahkan Pesaing, Ini Jalan Pintas Naikkan Omzet Bisnis
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Persaingan bisnis di era digital lebih dahsyat dari sebelumnya Tidak hanya berjuang memenangkan pelanggan di dunia nyata pebisnis harus merebut hati..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

Bernas.id – Persaingan bisnis di era digital lebih dahsyat dari sebelumnya. Tidak hanya berjuang memenangkan pelanggan di dunia nyata, pebisnis harus merebut hati para pelanggan di dunia maya. Dengan berkembangnya media sosial, pelaku usaha bisa mengenalkan produknya ke kancah dunia.

Ini menyebabkan persaingan semakin memanas dan memakan banyak korban. Perusahaan raksasa seperti Kodak pun kena getahnya.

Menurut Rhenald Kasali, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, perusahaan-perusahaan yang tumbang akibat tidak bisa beradaptasi dari serangan gelombang revolusi digital.

Untuk itulah penting bagi pebisnis peka dengan perkembangan digital.

Salah satunya dengan mengetahui jalan pintas mendongkrak omzet yang kekinian. Beberapa pegiat usaha daring melakukan jalan pintas ini untuk ajang pemasaran produk.

Tidak ada salahnya, Anda mengikuti jejaknya.

Pasang iklan di media sosial

BACA JUGA: ihsg-turun-349-persen-ke-5098-624-saham-terkoreksi-2026-10-29" class="text-lg md:text-xl font-bold font-headline text-slate-900 hover:text-primary transition-colors leading-tight block"> IHSG Turun 3,49 Persen ke 5.098, 624 Saham Terkoreksi

Media sosial sudah jadi wadah interaksi sosial bagi generasi masa kini.

Dari anak-anak sampai orang tua sudah punya akun media sosial personal.

Di Instagram saja, ada 300 juta pengguna aktif setiap harinya, lalu aplikasi dengan logo biru buatan Mark Zuckerberg menembus angka 1,3 miliar pengguna dalam sehari, dan pengguna YouTube setiap harinya menonton lebih dari 1 miliar per jam.

Artinya, ada peluang besar untuk mengedukasi calon pelanggan untuk membeli produk yang dijual.

Menyadari prospek yang menjanjikan tersebut, media sosial membuka jalan bagi pebisnis untuk memasang iklan.

Dengan pasang iklan, produk yang ditawarkan itu bisa sesuai dengan market yang diinginkan dan memperkenalkan produk ke khalayak umum.

Seperti yang dilansir dari The Richest, Senin (12/1/2014), promosi melalui media sosial hari ini memang menjadi sarana paling efektif dalam mengenalkan produk secara daring.

Media sosial yang bisa dipasangi iklan seperti YouTube, Pinterest, Facebook, Instagram, dan Vine. Nah, tinggal bagaimana pelaku usaha mengambil peluang ini.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Apakah mau memanfaatkan atau mengabaikannya?

Iklan di akun besar

Ada hukum yang berlaku di media sosial. Semakin banyak followers, pintu rezeki semakin terbuka lebar. Sialnya, pebisnis yang akunnya masih minim pengikut.

Untuk melejitkan omzetnya, mau tidak mau harus menumpang promosi di lapak akun yang banjir followers. Ini disebut dengan paid promote.

Dengan membayar sejumlah uang yang ditentukan, seseorang bisa mengiklankan produknya di lapak akun besar tersebut.

Akun-akun ini pun beraneka ragam kategori; dagelan, informasi, pengetahuan, mistis, kecantikan, kesehatan, dakwah, dan lain-lain.

Tarifnya beragam, jadi bisa disesuaikan dengan isi kantong. Kelemahannya, iklan melalui akun besar ini bisa tidak sesuai target.

Endorse ke orang terkenal

Kemunculan Instagram sukses mengubah paradigma seseorang mengenai artis. Akun yang memanjakan mata dengan tampilan visual ini melahirkan selebgram yang jadi idola anak muda kekinian.

Semua orang kini punya potensi buat jadi selebgram dan dapat endorse selama punya nilai jual di mata warganet.

Biasanya warganet jatuh hati pada selebgram yang umumnya kreatif, unik, nyeleneh, tampan, cantik, kaya, lucu, dan bertalenta.

Harganya yang tidak terlalu mengocok isi kantong jadi pilihan online shop ketimbang endorse dengan artis yang memberi tarif cukup tinggi.

Caranya cukup memberi produk yang dijual dan membayar sesuai hasil kesepakatan kepada orang yang dituju.

Umumnya, para pesohor di Instagram ini akan mempostingnya sekitar seminggu sampai sebulan setelah produk tiba. Hasilnya pun tak perlu diragukan lagi, banyak yang kebanjiran pesanan pasca melakukan endorse.

Kelemahannya, pesaing bisnis kita bisa jadi memakai jasa orang yang sama. Endorse ini tidak seperti mengangkat seseorang menjadi brand ambassador. Jadi, ia memiliki otoritas penuh buat menerima semua produk yang bisa dipromosikannya.

Nah, sebelum para pesaing Anda pakai strategi ini, sebaiknya Anda menerapkannya sesegera mungkin.

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Kalahkan Pesaing, Ini Jalan Pintas Naikkan Omzet Bisnis?

Bernas id Persaingan bisnis di era digital lebih dahsyat dari sebelumnya Tidak hanya berjuang memenangkan pelanggan di dunia nyata pebisnis harus merebut hati...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

Terbitkan di BERNAS.id

“Kalahkan Pesaing, Ini Jalan Pintas Naikkan Omzet Bisnis”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.