Bernas.id – Dewi Intan Lestari, yang kerap disapa dengan ?Dewi? adalah seorang isteri yang mengawali kariernya sebagai penyiar di salah satu stasiun radio di Banjarmasin. Perjalanan panjang sebagai seorang penyiar radio pada akhinya membuatnya merasa jenuh. Setelah kurang lebih sepuluh tahun bekerja sebagai seorang penyiar radio, pada akhirnya Dewi memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan itu dan bertekad ingin berwirausaha dengan bekal bakat yang dimilikinya.
Selain jenuh yang menghampirinya, keputusan itu juga didorong oleh keinginan mengasuh putrinya sendiri.
Setelah Dewi melahirkan putrinya maka mantaplah keputusan itu diambil. Dewi mulai merintis serta membangun usaha di rumah yang beralamat di Jl. A.
Yani km 5,5 Komplek Karya Mandiri no 44 Banjarmasin Kalimantan Selatan sejak tahun 2011.
Sebelum memutuskan untuk merintis usaha yang dijalankannya hari ini, Dewi juga sempat mencoba belajar dan ingin menggeluti dunia tata rias dan tata busana, namun karena bakatnya tidak di sana, dan Dewi tidak berminat maka pada akhirnya Dewi tidak berhasil dalam bidang itu.
Dewi pun merintis usaha yang sesuai bakatnya, yaitu membuat kue. Akhirnya Dewi memproduksi kue kering dan kue basah, kemudian dipasarkan sendiri dan seiring berjalannya waktu dia juga mengembangkan usahanya melalui sistem reseller. Brand yang Dewi gunakan diambil dari nama putri kesayangannya yaitu ?Ghina?s Cake?.
Pada awal merintis usaha, produksi kuenya dipasarkan sendiri oleh suaminya dengan berjualan di pinggiran jalan.
Pada mulanya yang diproduksi hanya satu macam, yaitu salad buah.
Selain itu, setiap seminggu sekali Dewi bersama suaminya menggelar jualan di salah satu kawasan hiburan terbuka di pinggiran sungai di kota Banjarmasin, yang dikenal dengan ?Siring Piere Tendean?
di tepian sungai Martapura. Varian kue yang dipasarkan adalah bolu coklat, bolu keju dan resoles.
Bebeapa tahun terakhir ini, seiring berkembangnya teknologi, Dewi pun memanfaatkan media online untuk memasarkan produknya dan beruntung melalui media online akhirnya usahanya berkembang pesat.
Berkembangnya usaha Dewi juga didukung dengan banyaknya testimoni yang disampaikan konsumen melalui media online.
Produksi pun dilakukan setiap hari dengan varian kue yang semakin banyak.
Yang dulunya belum memiliki asisten yang membantu pekerjaannya akhirnya dia memiliki asisten dan juga dua orang kurir yang mengantarkan barang jualannya kepada pembeli.
Dan ada beberapa reseller yang juga memasarkan produknya.
Usahanya semakin maju, omzet yang didapat pun semakin meningkat, saat ini rata-rata omzet yang diperolehnya berkisar 6 sampai 8 juta per bulan. Sangat jauh melebihi pendapatannya sebagai penyiar radio, hampir empat kali lipat lebih besar.
Dewi menikmati usaha rumahannya dengan memanfaatkan media online dan juga melibatkan beberapa reseller, Dewi merasa bahagia dia bisa mengembangkan usaha di rumah, bisa merawat anaknya yang memang perlu perhatian khusus, dan menjadi BOS bagi dirinya sendiri.

