Bernas.id – Pada saat harga BBM subsidi naik, banyak orang mencari cara berhemat. Mulai dari teknik mengemudi hingga persolan teknis lainnya. Namun banyak yang tak mengetahui bahwa menggunakan mobil diesek justru lebih efisien.
Dilansir dari Auto Bild Indonesia, yang melakukan survey kepada pembaca, sebanyak 90% adalah pemilik mobil bermesin bensin.
Sedangkan sebanyak 10% lainnya adalah pengguna mobil bermesin diesel. Tak heran jika diesel menjadi pilihan kedua konsumen mobil di Indonesia.
Beragam alasan selalu ada untuk lebih memilih mobil mesin bensin sebagai mobil idaman yang siap dibawa pulang ke rumah. Mungkin juga karena citra mobil diesel yang sudah buruk di masyarakat membuatnya menjadi kurang laris di pasar.
Banyak pandangan yang mempersepsikan mobil diesel sebagai mobil yang berisik.
Selain itu banyak yang beranggapan mobil diesel mengeluarkan gas buang yang berlebihan. Wujudnya asap hitam dan tebal yang kerap dianggap oleh masyarakat sebagai penyebab polusi udara.
Mesin diesel sendiri memiliki sejarah yang panjang. Mesin diesel ditemukan oleh seorang dari Jerman bernama Rudolf Christian Karl Diesel, pada 1892.
Pada 1900, temuannya ini dipamerkan. Sejak saat itu ia semakin terkenal sebagai seorang penemu.
Sama halnya dengan temuan-temuan pada umumnya, mesin diesel di penghujung abad ke 20 itu terus diperbarui oleh ilmuwan-ilmuwan lain. Melompat cukup jauh, pengembangan mesin diesel semakin masif pasca regulasi Euro Emission diberlakukan mulai 1993 di Eropa.
Baca juga Tanpa Injak Pedal Gas, Tiba-tiba Mobil Meraung.
Ini Lho Sebabnya
Pada saat ini mesin diesel sudah cukup bergam, yang dibedakan berdasarkan tahap kerjanya. Tetapi demikian prinsip umumnya tetap sama. Mesin diesel menerapkan prinsipi terbakar sendiri (auto-ignotion).
Pada mesin ini, ledakan terjadi sebab suhu kompresi udara dalam ruang bakar. Tak ada busi seperti mesin bensin.
Makin berkembangnya teknologi juga membuat mesin diesel semakin layak untuk digunakan. Tidak seperti yang dulu seperti penjelasan sebelumnya, sudah banyak perubahan teknologi yang diterapkan pada sebuah mobil bermesin diesel.
Pembalap nasional, Rifat sungkar membagi informasi mengenai kelebihan yang dimiliki oleh mobil diesel modern.
“Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa teknologi mesin diesel sudah sangat berubah dari zaman dulu. Dengan adanya teknologi common rail injection dan turbo, mobil diesel saat ini sudah tidak berisik dan kasar. Sebuah mobil diesel modern sudah jauh lebih ramah lingkungan,” ujar Rifat.
Lalu dari segi perputaran mesin, mobil diesel modern memiliki putaran mesin yang rendah, tetapi tetap menghasilkan torsi yang besar.
Mobil bermesin diesel juga mempunyai pompa solar yang bertugas untuk memompa solar ke ruang pembakaran.
Untuk mobil diesel dengan teknologi turbo diesel, ini merupakan solusi yang sangat baik bagi mereka yang mau berkendara dengan tenaga mobil yang besar namun tetap irit bahan bakar.
“Perlu diingat juga bahwa konsep penggunaan mobil diesel saat ini juga dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari,” tambah Rifat.
Baca juga Ternyata, Ban Motor Matic Tidak Cocok Pakai Angin Nitrogen!
Selain itu, mobil diesel masa kini juga sudah beragam, mulai dari 1.000 cc hingga 4.000 cc. Masing-masing pabrik pun berlomba menciptakan teknologi yang tinggi terhadap mesin diesel, tetapi tetap mengutamakan konsep ramah lingkungan.
“Untuk pasar Indonesia sendiri, kita masih menganut standar emisi Euro2. Bahan bakar diesel yang masih bisa menelan bahan bakar yang variatif.
Namun untuk ke depannya, Indonesia sudah menciptakan diesel dengan teknologi Euro5 yang cepat atau lambat, kita akan melangkah ke sana yang memiliki nilai-nilai positif dan membawa dampak baik bagi kita maupun lingkungan hidup,” tutup Rifat.
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Ini Dia Kelebihan dari Mesin Diesel Modern yang Perlu Anda Tahu!?
Pada saat harga BBM subsidi naik, banyak orang mencari cara berhemat. Mulai dari teknik mengemudi hingga persolan teknis lainnya....
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




