JEMBER, Bernas. id ? Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen mengembangkan Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur. Kemenhub pun menyediakan anggaran Rp 370 miliar.
“Sudah kita anggarkan sebanyak Rp 370 miliar,? ungkap Menteri Budi Karya usai menggelar rapat bersama Bupati Jember Faida dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso di Bandara Notohadinegoro Jember, Minggu (20/8/17).
Baca Juga Menpar Serahkan Sertifikat “Jember Kota Karnaval”, Ini Pesan Jokowi
Rencana pemerintah mengembangkan bandara di Jember ini diwujudkan lewat penyediaan anggaran Rencana Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKAKL) Kementerian Perhubungan. Namun, Menhub menyampaikan harus ada serah terima aset bandara agar Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bisa masuk.
?Agar bandara ini diserahterimakan asetnya kepada pemerintah pusat, supaya ABPN bisa masuk.
Nanti jika sudah selesai kita ingin bandara ini tidak dikelola oleh pemerintah, karena pemerintah adalah regulator, bisa badan usaha daerah atau BUMN,? imbuh Budi Karya.
Menhub menargetkan bandara ini bisa menampung kurang lebih 360.000 penumpang setiap tahunnya. Rencananya, pengembangan Bandara Notohadinegoro bakal rampung tahun 2019 mendatang. Pengembangan ini berupa perluasan appron dan taxi way, perluasan terminal, perpanjangan runway, peningkatan keamanan bandara dan lainnya.
Baca Juga JFC Bawa Berkah Bagi Hotel, Sayangnya Kendaraan Terbatas

