HarianBernas.com – Polisi mengakui jika mereka mempunyai bukti yang kuat untuk menangkap anak sulung dari aktor senior Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas yang berhubungan dengan kasus narkoba.
Berdasarkan penuturan Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, timnya telah mempunyai bukti transfer yang berhubungan dengan transaksi narkoba berjenis happy five atau H5. Namun hal itu langsung dibantah oleh Jeremy Thomas.
Menurut penuturan aktor yang kini berusia 45 tahun tersebut, Axel sedang melakukan transaksi untuk membeli baju. ?Barang bukti boleh apa saja. Tetapi anak saya sendiri kerap melakukan transaksi online untuk membeli baju sepatu atau celana.
Yang saya tahu sendiri, pada saat kejadian anak saya memang memilih baju Supreme (brand baju). Namun yang terjadi malah anak saya yang diciduk,? tutor Jeremy Thomas.
Suami dari Ina Thomas justru merasa aneh dengan tuduhan yang telah diberikan polisi kepada anaknya. Karena satu hari setelah kejadian, polisi malah baru meminta untuk dapat melakukan tes urine kepada Axel.
Jeremy merasa heran mengapa tidak dilakukan ketika sang anak sedang disekap pada hari itu.
?Jika memang ingin melakukan tes urine, Kenapa tidak pada saat hari itu juga? Pengambilan urin sebenarnya wajib didampingi oleh pengacara. Kalau sekarang ini, anak saya sudah dikasih makan dan terus dipukuli.
Sekarang jika menjadi saya apakah percaya dengan keprofesionalan polisi?? perang Jeremy Thomas.
?Logikanya gini aja, dia itu di panggil tersekap dan dipukuli. Tiba-tiba disuruh tes urine. Kenapa nggak dari kemaren aja, kenapa dilepaskan jika yakin Axel tidak mempunyai bukti.
Faktanya ya Iya dilepaskan karena memang tidak mempunyai barang bukti.
Jika disuruh tes urine sesudahnya, anak saya dikasih makan dan minum saat disekap dan saya sendiri nggak tahu itu isinya apa,? terang Jeremy Thomas.

