Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Mengenang Victor Hugo, Sang Penyair Besar Pecinta Keadilan

Oleh: Redaksi Bernas•29 Juni 2017
Mengenang Victor Hugo, Sang Penyair Besar Pecinta Keadilan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"HarianBernas com Victor Hugo adalah seorang penyair dari Besancon Perancis Ia lahir pada tanggal 26 Februari 1802 yang terpilih menjadi Google Doodle pada hari..."

🗓️ Dipublikasikan pada 29 Juni 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com ? Victor Hugo adalah seorang penyair dari Besancon, Perancis. Ia lahir pada tanggal 26 Februari 1802 yang terpilih menjadi Google Doodle pada hari ini (30/06/2017).

Hugo merupakan seorang penyair besar yang sudah menghasilkan karya yang memukau seperti La Légende des siècles dan Les Contemplations.

Hugo pun memperoleh dukungan yang besar dari keluarganya ketika memilih jalan hidupnya untuk menjadi penyair. Secara kontinyu, banyak karya dari pria ini mengangkat isu tentang keadilan sosial, menentang hukuman mati pada masa kepemimpinan Napoleon Bonaparte dan menyuarakan suara orang yang tertindas.

Salah satu karya yang dikenal dan disukai banyak orang hingga saat ini adalah Novel Les Miserables yang menceritakan tentang kondisi politik sampai nasib orang yang dikecam serta dipinggirkan. Novel yang fenomenal itu dirilis pada tahun 30 Juni 1862 yang menjadi alasan mengapa wajah Victor Hugo menjadi Google Doodle pada hari ini.

Hugo pun dikenal juga sebagai public figure yang mempunyai pengaruh yang kuat di dunia politik.

Suaranya yang lantang untuk memperjuangkan keadilan dan juga mengkritik keras Rati Victoria telah membuatnya diasingkan ke Saint Peter Port, Gueernsy di bulan Oktober 1855 sampai 1870.

Meski terasing, Victor Hugo tak putus asa untuk menghasilkan banyak karya. Ia bahkan dapat menambah beberapa buku seperti L?Homme Qui Rit dan Les Travailleurs de la Mer. Tidak ketinggalan 3 koleksi puisinya. 

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram