HarianBernas.com – Oli atau pelumas menjadi salah satu bagian terpenting dalam hal perawatan suatu kendaraan bermotor. Dengan mudah, oli bisa kita dapatkan di berbagai bengkel, baik bengkel besar atau bengkel biasa. Bengkel itu pasti menyediakan layanan ganti oli.
Biasanya, konsumen hanya sekedar mengganti oli tersebut, tanpa mau tahu soal infromasi-informasi penting dari oli yang mereka pakai.
Sekarang ini, banyak informasi yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya tentang informasi-informasi tentang oli atau lebih lazimnya kita sebut mitos tentang oli. Bahkan, seorang mekanik bengkel pun terkadang menginformasikan tentang seputar oli kendaraan yang belum tentu sebuah fakta. Untuk itu, kita perlu mengetahui informasi-informasi itu, apakah mitos atau fakta.
Akibat informasi yang belum teruji kebenarannya itu, banyak terjadi kesalahpahaman tentang oli mobil dan justru sebagian para pemilik mobil malah mengamini yang kemungkinan malah menjeremus ke mitos, seperti dikutip Pepboys.com, (17/4).
Dengan mengetahui kebenaran dari mitos mobil tersebut, kamu akan bisa mengambil keputusan yang tepat saat hendak melakukan sesuatu terhadap mobil kamu, terutama yang berhubungan dengan oli motor.
Mitos: Kamu Perlu Mengganti Oli Mobil Setiap 3.000 Mil
Pernyataan ini merupakan mitos karena setiap mobil memiliki sistem penggantian oli yang bervariasi atau berbeda sesuai dengan jenis kendaraan tersebut. Pernyataan itu mungkin muncul karena beberapa produsen kendaraan merekomendasikan ganti oli setiap 3.000 mil, tapi beberapa produsen ada juga yang merekomendasikan pergantian oli setiap per 7.000 mil. Langkah yang tepat bagi kamu untuk tahu kapan harus ganti oli, bacalah buku panduan mobil kamu untuk mengetahui tiap berapa mil mobil kamu harus diganti.
Mitos: Jika Oli Mobil Berwarna Hitam, Kamu Harus Menggantinya
Banyak yang beranggapan bila oli mobil sudah berwarna hitam, kamu harus menggantinya.
Pernyataan itu juga tidak benar apa adanya alias mitos saja. Oli yang berwarna gelap itu akibat dari kerja oli itu sendiri, yang memang tugasnya membersihkan mesin sehingga mengubah warna oli itu menjadi gelap.
Mitos: Kamu Harus Selalu Mengganti Oli Mobil Sebelum Melakukan Perjalanan Panjang
Sebenarnya tidak diharuskan, tapi mengganti oli sebelum melakukan perjalanan jauh juga penting dilakukan untuk menjaga kinerja mesin mobil kamu agar tetap prima. Untuk itu, periksalah seminggu atau tiga hari sebelum perjalanan pastikan oli mesin kamu sudah diganti.
Mitos: Jika dari Awal Kamu Memakai Oli Sintetis maka Untuk Seterusnya Kamu Harus Memakai Oli Sintesis
Masih banyak yang beranggapan bahwa jika mobil kamu dari awal memakai oli sintetis, seterusnya kamu harus tetap memakai oli sintetis.
Namun, faktanya beralih dari oli sintetis ke oli konvensional benar-benar tidak membahayakan mesin mobil kamu. Itu adalah mitos belaka.
Yang perlu kamu pastikan hanyalah oli motor yang kamu gunakan memenuhi persyaratan dalam buku manual.
Mitos: Oli Sintetis Dapat Menyebabkan Kebocoran Minyak
Anggapan oli sintetis dapat menyebabkan kebocoran minyak sudah ada sejak dahulu kala pertama oli sintetis pertama kali diperkenalkan pada 1970-an lalu.
Banyak yang beranggapan segel di mesin mobil akan menyusut hingga memicu kebocoran oli mobil.
Seiring dengan kemajuan teknologi selama 30 tahun terakhir ini, minyak sintetis pun tidak lagi menyebabkan segel menyusut yang memicu kebocoran.
Mitos: Kamu Tidak Perlu Mengubah Filter Oli Kamu Setiap Kali Mengganti Oli
Jika ada yang menyuruh kamu agar tidak perlu mengubah filter oli kamu setiap pergantian oli, itu sangat salah. Faktanya, kamu harus mengubah filter oli ketika hendak melakukan pergantian oli.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi potensi kerusakan mesin kendaraan kamu.
Mitos: Huruf W di Belakang Dua Angka Pertama pada Paket Oli yang Kamu Beli Artinya ?Weight? atau Berat
Banyak orang salah kaprah yang menganggap huruf W di belakang dua angka pertama di paket oli itu adalah weight atau berat. Padahal, yang benar adalah ?Winter? atau musim dingin. Dua angka di depan ?W? benar-benar memberikan rating temperatur pada minyak yang kamu beli.
Singkat cerita, semakin semakin rendah jumlahnya, semakin ganas oli tersebut.
Fakta: Oli Mobil Sintesis Bisa Dipakai di Mobil Baru dan Mobil Lama
Kali ini benar apa adanya, oli sintetis itu bisa digunakan untuk mobil lama ataupun mobil baru, termasuk tempat oli konvensional yang digunakan sebelumnya. Oli mesin sintetis bermanfaat untuk kesehatan mobil, umur panjang, dan performa tinggi mobil baru atau lama.
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.




