Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Hassan Rouhani Kembali Terpilih Menjadi Presiden Iran

Oleh: Redaksi Bernas•20 Mei 2017
Hassan Rouhani Kembali Terpilih Menjadi Presiden Iran
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"HarianBernas com Pemilihan presiden Iran untuk edisi tahun ini akhirnya selesai digelar Dalam pilpres yang dilaksanakan pada hari Jumat 19 5 2017 waktu..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Mei 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com ? Pemilihan presiden Iran untuk edisi tahun ini akhirnya selesai digelar. Dalam pilpres yang dilaksanakan pada hari Jumat (19/5/2017) waktu setempat tersebut, Presiden Hassan Rouhani berhasil memenangkan pilpres sekaligus memperpanjang masa jabatannya. Ia dipastikan bakal tetap menempati kursi presiden hingga tahun 2021.

Hasil penghitungan 41 juta surat suara yang masuk menunjukkan kalau Rouhani berhasil mengumpulkan 57 persen suara.

Unggul jauh dari rival terdekatnya Ebrahim Raisi yang hanya berhasil mengumpulkan 38,5 persen suara. Sebanyak 70 persen rakyat Iran dilaporkan menggunakan hak suaranya untuk mengikuti pilpres tahun ini.

Begitu hasil penghitungan suara tersebut diumumkan, Rouhani memberikan pidato perdananya pasca pilpres via televisi pada hari Sabtu waktu setempat. Ia berikrar akan tetap memegang janjinya untuk membuat Iran memiliki hubungan yang tetap harmonis dengan dunia internasional.

Rakyat Iran yang mendukung Rouhani juga turut menumpahkan suka citanya begitu mengetahui kabar kemenangan Rouhani.

Di ibukota Tehran, ribuan pemuda beramai-ramai turun ke jalanan sambil bertepuk tangan dan berseru ?Kami mencintaimu, Rouhani?. Pemandangan serupa juga dapat dijumpai di kota Kermanshah, Tabriz, dan Mashhad.

Di luar negeri, tokoh-tokoh negara Timur Tengah beramai-ramai memberikan ucapan selamat kepada presiden berhaluan moderat tersebut. Presiden Suriah Sheikh Sabah Al-Ahmad dan pemimpin Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad mengucapkan selamat atas kemenangan Rouhani di pilpres.

Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir tidak memberikan ucapan selamat secara eksplisit kepada Rouhani. Namun pihaknya berharap kalau pemerintah Iran berkomitmen dengan ucapannya.

Setelah berhasil memastikan kemenangannya di pilpres, pekerjaan berat sudah menanti Rouhani. Ia harus memastikan agar dilonggarkannya sanksi negara-negara Barat terhadap Iran bisa terus berlanjut.

Kendala terbesar datang dari AS mengingat ketika masih aktif berkampanye, Donald Trump berjanji kalau dirinya akan membatalkan kesepakatan dengan Iran.

Rouhani juga harus menghadapi kondisi Timur Tengah yang makin bergolak akibat konflik berbumbu sektarian di Suriah dan Yaman.

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram