Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tanggapan Aher Soal Penangkapan Teroris di Waduk Jatiluhur

Oleh: Redaksi Bernas•26 Desember 2016
Tanggapan Aher Soal Penangkapan Teroris di Waduk Jatiluhur
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Aher menegaskan apa pun alasannya tindakan terorisme tidak dibenarkan sama sekali baik secara agama hukum negara dan hingga kemanusian...."

🗓️ Dipublikasikan pada 26 Desember 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

BANDUNG, HarianBernas.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher menegaskan apa pun alasannya, tindakan terorisme tidak dibenarkan sama sekali, baik secara agama, hukum negara dan hingga kemanusian.

“Tidak ada satu alasan pun untuk melakukan teror atau terorisme. Terlarang tindakan tersebut (terorisme). Oleh karena itulah kita tidak rela ada tindakan teror, ada terorisme di Jabar dan di tempat lainnya di Indonesia,” ujar Aher ketika dimintai pendapatanya tentang penangkapan dua terduga terorisme di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat di Gedung Negara Pakuan, Bandung, Selasa (27/12/16).

Aher mengimbau seluruh masyarakat Jawa Barat untuk selalu melakukan deteksi dini bersama aparat penegak hukum bila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya.

Ia meminta agar melaporkan kepada aparat keamanan.

Pihaknya mengapresiasi kinerja Densus 88 Mabes Polri yang berhasil melumpuhkan dua terduga terorisme di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, saat Perayaan Hari Raya Natal 2016.

“Kita apresiasi kepada kepolisian, luar biasa. Menjelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah calon aksi terorisme digagalkan oleh kepolisian kita dan TNI kita. Kita apresiasi Polri dan TNI kita,” ucapnya.

Sebelumnya, dua terduga teroris ditangkap tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Kawasan Waduk Jatiluhur.

Sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di Jalan Ubrug, Cibinong dua terduga teroris bernama Ivan dan Rijal berhasil ditangkap.

Densus 88 kemudian memburu dua rekan Ivan dan Rijal dengan mengintai kawasan Jatiluhur. Sekitar pukul 12.00 WIB, tim Densus 88 menggerebek Rumah Terapung Danau Jatiluhur. Saat akan menangkap, terjadi perlawanan dari dua terduga teroris yang bernama Abu Sofi dan Abu Fais kepada tim Densus.

Tag:#daerah#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram