Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Flu Burung Melanda Jepang dan Korsel, Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Ini?

Oleh: Redaksi Bernas•30 November 2016
Flu Burung Melanda Jepang dan Korsel, Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Ini?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Jepang belum lama ini melakukan pemusnahan lebih 300 ribu ayam serta bebek karena ditemukannya virus flu burung yang telah menjalar di negeri ini...."

🗓️ Dipublikasikan pada 30 November 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

HarianBernas.com ? Jepang belum lama ini melakukan pemusnahan lebih dari 300 ribu ayam serta bebek karena ditemukannya virus flu burung yang telah menjalar di negeri ini. Sebuah desa di perfektur Niagata utara kota Tokyo, sudah ditemui 40 burung yang mati karena terkena virus flu burung. Karena itulah telah dilakukan pemusnahan yang akan terus dilanjutkan sampai dengan 2 Desember 2017 mendatang.

Diambil dari ITV, Selasa (29/11/2016), di perfektur Aomori juga terdapat 16.500 itik yang sebentar lagi akan dimusnahkan setelah beberapa diantaranya telah positif mengidap flu burung.

Memang sekitar 2 tahun yang lalu, Jepang telah terkena wabah ini dan di akhir 2016 flu burung kembali merebak di negeri matahari terbit tersebut.

Prefektur Aomori kembali menjadi yang pertama menghubungkan jika daerah mereka terkena positif flu burung. Hal itu dijelaskan langsung oleh pejabat prefektur setempat.

Beberapa waktu yang lalu, Korea Selatan juga telah menyatakan adanya pemberhentian dari perkembangbiakan unggas dalam waktu beberapa hari terakhir ini karena berhubungan dengan virus flu burung yang merebak di negara tersebut.

Virus flu burung juga menyebar di beberapa negara di benua Eropa yang mengakibatkan adanya pemusnahan setelah belum lama ini terdapat bebek liar di utara Perancis terkena virus flu burung. Di beberapa pekan terakhir ini pun wabah flu burung menyerang Rumania, Belanda, Swiss dan Jerman.

Pemerintah Belanda pun telah melaporkan sudah menghancurkan lebih kurang 190 ribu bebek di 6 daerah peternakan.

Mengenal flu burung

Flu burung ialah suatu jenis penyakit influenza yang disebabkan oleh burung kepada manusia. Virus yang satu ini masuk ke dalam tubuh manusia dan akan berinkubasi selama lebih kurang 3 sampai 7 hari sebelum akhirnya akan menimbulkan gejala.

Seseorang yang mengalami flu burung akan ditandai dengan beberapa gejala utama seperti adanya demam tinggi, sakit kepala, pilek, nyeri otot, batuk dan gangguan pernafasan. Tetapi sebelum semua gejala itu muncul, terdapat beberapa penderita yang mengalami hal ini terlebih dahulu yaitu sakit perut, pendarahan gusi, diare, pendarahan hidung, dan nyeri dada.

Pengobatan flu burung pun harus dilakukan dengan sangat cepat.

Karena jika tidak melakukannya dengan cepat, Penyakit ini akan mempunyai potensi yang sangat berbahaya bagi tubuh penderitanya, yakni:

  • Pnuemonia dimana Indonesia menduduki peringkat ke-8 tertinggi di dunia.
  • Sindrom gagal nafas akut,
  • Terjadi kegagalan multi organ, sebagai contohnya disfungsi ginjal, gangguan jantung dan pneumotorax.

Penyebab dari terjadinya flu burung

Virus ini pada awalnya hanya menyebar diantara Unggah saja, entah itu berasal dari unggas liar ataupun unggas peternakan seperti ayam, angsa, bebek atau burung kicauan. Dengan seiringnya waktu, virus flu burung kemudian bermutasi yang menjadi beberapa turunan yang akhirnya dapat menyebab manusia pun ikut tertular.

Inilah beberapa turunan virus flu burung yang dapat menular kepada manusia,

  • H5N1
  • H7N7
  • H9N2
  • H5N6
  • H6N1
  • H7N9
  • H10N8

Namun dari semua turunan virus flu burung tersebut hanya terdapat dua jenis turunan dari flu burung yang telah menyebabkan wabah dengan jumlah korban yang sangat banyak yakni H5N1 serta H7N9.

Diambil dari alodokter.com, H5N1 telah mewabah sejak 1997 dan menginfeksi lebih kurang 840 orang di seluruh dunia dengan jumlah penderita yang meninggal mencapai 447 orang. Dari data itu, Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak flu burung paling parah dan diikuti oleh Vietnam serta Mesir.

Untuk H7N9 yang mulai mewabah sejak bulan Maret 2013, diketahui sudah menginfeksi S660 5 orang dengan 229 diantaranya harus meregang nyawa.

Negara Tiongkok menjadi wilayah yang paling terkena dampak karena flu burung dengan turunan ini.

Memang flu burung mempunyai Resiko yang sangat tinggi untuk dapat menular jika manusia sengaja maupun tidak menyentuh unggas yang sudah terinfeksi. Selain karena menyentuhnya, manusia pun dapat tertular karena menghirup debu yang berasal dari kotoran unggas sakit yang sudah mengering ataupun menyantap daging maupun telurnya dengan tak memasaknya hingga benar-benar matang.

Jika kita tidak mempunyai peternakan unggas, tak lantas Kita terbebas dari virus ini. Hal ini dikarenakan kita akan mempunyai bahaya yang sama jika datang ke pasar unggas dengan tingkat kebersihannya yang sangat buruk ataupun mendatangi wilayah yang memang sedang dilanda wabah flu burung.

Cara mendiagnosa flu burung

Jika anda menemui gejala seperti demam, batuk dan nyeri di sekujur tubuh Maka segeralah menemui dokter.

Terlebih jika anda mengetahui daerah di sekitar rumah Anda sedang dilanda wabah flu burung.

Disamping memastikan gejala yang dirasakan pasien dengan berbagai tanda sakit flu burung, dokter pun biasanya akan menanyakan apakah pasien baru saja menyantap daging atau telur unggas yang kurang matang, menyentuh unggas yang terkena flu burung atau Belum lama ini baru saja berinteraksi dengan seseorang yang sedang menderita penyakit pernafasan yang parah. Jika mencurigai adanya flu burung, dokter pun akan meminta diadakan pemeriksaan lanjutan di laboratorium sebagai cara untuk dapat memastikannya.

 Cara mengobati flu burung

Pasien yang memang sudah terbukti terkena flu burung akan diobati secara terpisah atau terisolasi di rumah sakit untuk menghindari adanya penularan kepada pasien lainnya. Disamping dianjurkan untuk minum banyak cairan, istirahat, meminum obat pereda rasa sakit dan mengonsumsi makanan sehat, dokter pun akan membuatkan obat anti virus supaya penyakit tidak berkembang menjadi semakin parah.

Contoh obatnya adalah oseltamivir serta zanamivir.

Cara mencegah flu burung

Beberapa tahun yang lalu, flu burung memang mewabah sangat dahsyat di Indonesia, pemerintah pun banyak melakukan berbagai cara untuk dapat menanggulanginya. Seperti dengan melakukan sterilisasi di sejumlah peternakan dan pasar unggas, sampai melakukan pemusnahan jutaan unggas yang diduga membawa virus flu burung seperti yang saat ini dilakukan di Jepang, Korea Selatan dan beberapa negara di Eropa.

Penyebaran virus flu burung ini memang sangat sulit untuk dihalangi. Tetapi setidaknya kita dapat mencegah hal itu dapat terjadi.

Cara yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah virus flu burung menyebar ialah

  • Senantiasa membersihkan tangan sebelum dan sesudah melakukan berbagai kegiatan,
  • Selalu menjaga kebersihan kandang,
  • Memastikan untuk selalu mengonsumsi daging atau telur unggas yang sudah dimasak dengan baik,
  • Tidak mengkonsumsi unggas liar hasil buruan karena kita tidak mengetahui penyakit apa saja yang ada di dalamnya,
  • Belilah daging unggas yang telah dipotong di pasar maupun swalayan yang terjamin kebersihannya,
  • Selalu memakai masker atau penutup mulut dan hidung pada saat berada di tempat-tempat umum.

Itulah beberapa hal seputar flu burung yang harus kita pahami bersama. Virus yang satu ini sangat sulit untuk ditebak keberadaannya dan bagaimana dia bisa menyebarkan virus dari satu negara ke negara lainnya. Seperti yang kita lihat saat ini virus flu burung ini menyebar di Asia terutama di negara Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan, sedangkan virus yang satu ini pun menyebar juga di negara belahan lainnya yakni beberapa negara di Eropa.

Jadi bisa saja Indonesia mempunyai potensi terkena flu burung. Oleh karena itu ada baiknya kita mulai mencegah wabah tersebut ada di Indonesia yang dimulai dari diri kita sendiri.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Flu Burung Melanda Jepang dan Korsel, Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Ini??

Jepang belum lama ini melakukan pemusnahan lebih 300 ribu ayam serta bebek karena ditemukannya virus flu burung yang telah menjalar di negeri ini....

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#kesehatan#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

IKLAN — Dari Ekosistem Bernas

Tanya / Konsultasi Gratis

“Flu Burung Melanda Jepang dan Korsel, Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Ini?”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.