HarianBernas.com ? Aktris cantik Mikha Tambayong akhirnya terjun kembali dalam layar lebar. Kali ini ia bermain di dalam sebuah film yang menceritakan drama keluarga yang dibalut dengan keindahan ibu kota Sulawesi Utara dengan judul Senjakala di Manado.
Mikha mengaku sangat senang dapat menampilkan film yang dapat memperlihatkan indahnya Manado. Selain itu, ia pun menyempatkan diri untuk syuting di Tomohon dan Bunaken.
Selain itu, dalam film Senjakala di Manado hampir semua percakapan memakai bahasa Melayu Manado sehingga banyak pemainnya adalah astis berdarah Manado seperti Mikha Tambayong serta Fero Walandouw.
Ini menjadi tantangan tersendiri untuk Mikha karena ia telah lama di Jakarta sehingga dialek Manado sudah tak dapat diucapkannya.
Ia mengaku jika besar di Jakarta sehingga sudah tak dapat berbicara bahasa Manado. Memang Mikha mengakui kesulitan dalam mempelajarinya yang dimulai dari budaya serta pembawaan orang Manado.
Tetapi Mikha Tambayong merasa bersyukur karena tim dalan film ini membantu gadis cantik berusia 22 tahun ini dapat belajar dengan cepat. Mikha dan Fero didaulat menjadi aktris dan aktor utama dari film ini karena keduanya lebih terbiasa mendengarkan bahasa Manado dari opa dan omanya ditambah mereka memang mempunyai keturunan Manado.
Rencananya Film Senjakala di Manado ini akan dirilis pada 1 Desember 2016.
Di samping 2 aktor dan aktris muda tersebut terdapat juga artis senior seperti Rima Melati serta Ray Sahetapy.

