HarianBernas.com ? Eka Kurniawan, Novelis yang meraih banyak penghargaan ini kembali mengharumkan nama Indonesia melalui karya terbarunya. Kali ini ia mewakili Indonesia sebagai penulis skenario film Love and Vengeance yang ditulisnya bersama dengan Edwin dalam pagelaran Busan International Film Festival di Korea Selatan.
Menjadi salah satu pemenang Asian Project Market tentu membawa kebahagiaan tersendiri. Skenario Film Love and Vengeance sendiri sebenarnya diambil dari novelnya yang berjudul, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas.
Film yang disutradarai oleh Edwin ini memang bukanlah film sembarangan.
Terlebih Edwin pun telah menyutradarai beberapa film yang menarik seperti Kebun Binatang di tahun 2012 dan Babi Buta yang Ingin Terbang di tahun 2008.
Sedangkan sebagai produsernya ialah Muhammad Zaidy, Lorna Tee dan Meiske Taurisia.
Jika melirik dari ajang film ini, sebenarnya Asian Project Market merupakan pasar film setengah jadi. Hal ini bermaksud jika film yang disodorkan masih dalam bentuk penulisan scenario atau tahap produksi.
Untuk sebagian cerita naskah skenarionya bercerita tentang seorang pria yang ternyata menghadapi masalah besar karena ereksi.
Dalam Variety, Edwin sendiri berhasil memperoleh penghargaan Busan Award yang didukung oleh Busan Metropolitan City sehingga memperoleh hadiah dengan nilai USD15 Ribu melalui naskah Love and Vengeance.
Untuk para pemenang diumumkan pada saat malam penutupan Busan Film Festival di Westin Chosun dimana diikuti oleh 27 judul film yang berasal dari 16 negara di Asia.
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas adalah novel ketiga dari Eka Kurniawan yang telah diterbitkan pada tahun 2014. Bahkan beberapa waktu yang lalu, telah terjadi penyerahan hak cipta atas adaptasi novel film ini yang dimiliki oleh Palari Films.
Novel ini sendiri pun telah terbit di dalam versi Bahasa Inggris yang berjudul Love and Vengeance di benua Amerika, tepatnya di Amerika Serikat serta Kanada dengan publisher New Directions, ada juga Inggris dengan publisher Pushkin Press, serta Australia dan Selandia Baru dengan publisher Text Publishing.
Sebagai tambahan informasi, Eka Kurniawan pun telah mendapatkan penghargaan sebagai nominator dalam Man Booker International Prize di tahun 2016 ini melalui novel ?Lelaki Harimau?. Melalui novel yang sama Ia pun menjadi pemenang dalam penghargaan Emerging Voices 2016 dalam ketegori fiksi.
Selain itu, Ia sudah terpilih menjadi salah satu “Global Thinkers of 2015” dari jurnal Foreign Policy.
Eka Kurniawan yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat 28 November 1975 ini merupakan seorang pria yang berhasil menamatkan pendidikan tingginya dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Novel pertamanya telah meraih perhatian banyak pecinta sastra Indonesia yakni Cantik Itu Luka di tahun 2002 oleh penerbit Jendela. Kemudian diikuti oleh novel kedua, Lelaki Harimau di tahun 2004 oleh Gramedia Pustaka Utama.
Selain itu ada juga dua jilid kumpulan cerpen (cerita pendek)yang bertajuk Cinta Tak Ada Mati dan berbagai cerita lainnya di Gramedia Pustaka Utama di tahun 2005, Gelak Sedih dan berbagai cerita lainnya di tahun yang sama. Bahkan beberapa cerita pendek yang diterjemahkan ke dalam dua bahasa asing yakni Swedia dan Inggris.
Kemudian di tahun 2014, Eka akhirnya kembali berkarya mengeluarkan novel yang bertajuk Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas yang akhirnya kembali menghasilkan penghargaan untuk dirinya.
Pastinya kiprah dari Eka Kurniawan ini dapat menjadi suluh semangat untuk para penulis Indonesia untuk dapat semakin membuat karya yang berkualitas.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Novelis Eka Kurniawan, Jadi Penulis Skenario Film Terbaik dalam Busan International Film Festival?
Eka Kurniawan mewakili Indonesia sebagai penulis skenario film Love and Vengeance dalam pagelaran Busan International Film Festival....
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




