Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Ups, Apakah Ada Kemungkinan Kutu Hewan Menulari Manusia?

Oleh: Redaksi Bernas•1 Maret 2018
Ups, Apakah Ada Kemungkinan Kutu Hewan Menulari Manusia?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kutu yang suka untuk berpindah kepada inang baru yang ada di dekatnya. Inang itu bisa saja hewan lain atau manusia...."

🗓️ Dipublikasikan pada 1 Maret 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id ? Banyak orang yang mengabaikan jika terdapat kemungkinan kutu hewan dapat menulari manusia. Selama ini jika hewan kesayangan kita terkena kutu maka si pemilik hanya memandikan hewan tersebut hanya dengan sampo pembasmi kutu atau semprot dengan parfum membunuh kutu.

Namun yang sering tak diperhatikan oleh pemiliknya adalah, sifat alami kutu yang suka untuk berpindah kepada inang baru yang ada di dekatnya. Inang itu bisa saja hewan lain atau manusia yang suka menyentuh hewan peliharaan yang terdapat kutu.

Banyak juga yang tidak menyadari jika tidak ada inang di sekitarnya maka kutu akan langsung berhibenasi di dalam tanah atau karpet di mana hewan peliharaan kita ini suka tidur, terlebih lagi jika karpet tersebut jarang dibersihkan.

Kutu akan menunggu hingga terdapat inang yang dapat dihinggapi.

Oleh karena itu, seberapa sering Anda dapat mencegah hewan Anda terkena kutu?

 Kutu dari hewan peliharaan tentu dapat menyerang rambut si pemilik, tentunya jika hewan kesayangan kita tak dirawat dengan benar. Kutu juga membutuhkan inang dengan rambut atau bulu yang bisa menutupi permukaan kulit.

Hewan kecil ini tak peduli apakah ia menghisap darah hewan atau manusia. Yang terpenting baginya ialah bisa menghisap darah tanpa diketahui oleh inang serta tidak terkena sinar matahari langsung.

Banyak yang berpikir jika gejala utama dari tanda-tanda tertular kutu ialah garuk-garuk.

Tetapi rasa gatal dari kutu hanya dapat timbul apabila orang atau hewan tersebut mempunyai alergi terhadap air liur kutu.

Seperti halnya nyamuk, air liur dari kutu juga mengandung zat anti penggumpal darah, dan zat inilah yang akan membuat Anda merasa gatal. Untuk yang alergi, rasa gatal ini akan dapat sangat mengganggu, tetapi bagi yang tak mempunyai alergi, tak akan merasa terlalu terasa gatal atau bahkan ada yang tak merasa gatal sama sekali.

Inilah tanda-tanda Anda atau hewan peliharaan sedang terserang kutu yang dikutip dari ihealth:

  • Terlihat adanya bekas gigitan yang kecil, berwarna merah dan sedikit benjol.
  • Ada lingkaran putih di sekeliling bekas gigitan tersebut.
  • Bekas gigitan berkelompok atau bahkan membentuk garis lurus.
  • Bekas gigitan sangat gatal jika digaruk.
  • Kulit sekitar bekas gigitan terdapat sedikit ruam.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram