Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Berawal dari Hobi, Empat Sekawan Ini Sukses Berbisnis..

Oleh: Redaksi Bernas•28 April 2016
Berawal dari Hobi, Empat Sekawan Ini Sukses Berbisnis..
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Piknik jalan-jalan sampai berpetualang seolah telah jadi gaya hidup baru yang semakin digandrungi oleh seluruhnya kalangan Tetapi tren ini makin di..."

🗓️ Dipublikasikan pada 28 April 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

HarianBernas.com ? Piknik, jalan-jalan, sampai berpetualang seolah telah jadi gaya hidup baru yang semakin digandrungi oleh seluruhnya kalangan. Tetapi, tren ini makin dilirik oleh para pelaku bisnis persewaan alat-alat outdoor di beraneka ragam daerah.

Berawal dari hobi berpetualang mendaki banyaknya gunung, menciptakan empat sekawan asal Bogor ini memetik pundi-pundi untung dengan menyewakan peralatan outdoor pribadi.

Keempatnya yaitu Ilham Fathul Ilal, Rembakayasa, Tazuz Sobirin dan Yan Wahyu.

Hijrah ke Yogyakarta untuk mengenyam pendidikan, tidak sempat terpikirkan buat mempunyai bisnis dari hobi mereka yang dilabeli bersama nama Jangkar Camp.

?Tadinya kami berempat ini suka sekali mendaki gunung. Namun, sudah setahun ini kami vakum untuk konsen kuliah. Kami berpikir, kenapa tidak memanfaatkan peralatan outdoor pribadi ini untuk disewakan, daripada tidak terpakai,? ujar Ilham.

Bisnis ini kali pertama dirintis akhir tahun 2014 dari suatu rumah kos.

Sekian banyak peralatan outdoor coba dipromosikan dari mulut ke mulut, dari sahabat universitas sampai meluas ke jejaring sosial.

Nyatanya respon penduduk amat baik dan dari aset perlengkapan pribadi, sekarang keempat pemuda ini berhasil meraup untung dari bisnis persewaan alat-alat outdoor di Yogjakarta.

Dari runian kos yang sempit, berkat suntikan aset dari orang tua salah satu dari mereka, suatu kios sederhana dijalan Nogorojo No. 11, Gowok dijadikan basecamp bisnis mereka. Ilham menyampaikan, disaat itu aset yang disuntikan kurang lebih kira kira Rp15 juta. Saat Ini bisnis ini telah mempunyai satu kios lagi dijalan Ambarbinangun No. 99, Tirtonirmolo, Sleman.

?Awalnya kami tidak punya banyak barang baru, karena lebih dari separuh perlengkapan outdoor yang kami sewakan adalah milik pribadi.

Baru setelah peminatnya banyak, kami mulai memperbanyak peralatan, tidak hanya untuk yang disewakan tetapi juga yang dijual,? jelas mahasiswa semester akhir STIMIK AKAKOM ini.

Awalnya persewaan alat-alat outdoor cuma diminati kalangan penggemar alam, seperti Mapala. Seiring berjalannya saat, pembeli persewaan sarana outdoor mulai bergeser ke banyaknya kalangan. Menikmati alam dengan cara-cara peminat alam, seperti berkemah dan mendaki mulai sejak dilirik menjadi hobi musim sekarang.

Dengan cara otomatis peralatan seperti tenda, tas carrier, peralatan memasak atau nesting, busana khusus para pendaki mulai diburu tidak sedikit orang.

Bagi peminat travelling yang tak mempunyai anggaran lebih, menyewa merupakan pilihan pas buat wujudkan hobinya.

Harga sewa tenda dipatok mulai dari Rp25.000 sampai Rp50.000 yang termahal, tergantung jenis tenda.

Selain itu, masih ada perlengkapan nesting sampai peralatan mendaki yang harga sewanya serta pas bersama kantong pelajar, mahasiswa sampai umum. Tak mengherankan jika bisnis persewaan media outdoor di Kota Pelajar ini kian menjamur.

?Memang banyak sekali, kebetulan kami tergabung di perhimpunan pengusaha persewaan alat outdoor. Anggotanya ada 25 pengusaha di bidang ini, sedangkan di luar perhimpunan jumlahnya total ada 40 usaha lebih,? ungkap Ilham

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram