Gerhana Matahari Total, Fenomena Alam yang Sulit Dilupakan

HarianBernas.com ?
Tanggal 9 Maret 2016 yang lalu menjadi hari yang sangat bersejarah bagi Indonesia karena fenomena alam yang sangat langka terjadi di negeri yang kita cintai ini.
Beberapa kota di Indonesia dapat menyaksikan dapat menyaksikan gerhana matahari total selama kurang dari tiga menit.
Sebenarnya, gerhana matahari bisa terjadi di setiap tahun dengan waktu tidak lebih dari tujuh menit.
Tetapi, untuk dapat menikmati fase dimana bulan yang telah berorbit mengelilingi bumi sekitar 27 hari sekali ini dan dapat berada di antara matahari dan bumi, sekaligus dapat dilihat secara langsung di daratan bumi tidak selalu terjadi di setiap tahun.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Untuk dapat melmandang gerhana matahari total yang sama dibutuhkan waktu hingga 350 tahun.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifOleh karena itu, peristiwa gerhana matahari total yang terjadi pada hari Rabu (9/3/16) kemarin menjadi sangat istimewa.
Hal ini disebabkan karena Indonesia menjadi satu-satunya negara yang daratannya melewati fase gerhana matahari total.
Menurut perhitungan, gerhana matahari total akan terjadi lagi di tanah air pada tahun 2023 di wilayah Indonesia bagian Timur dan nantinya di 2042 berada di wilayah Indonesia bagian barat.
Proses terjadinya gerhana matahari ialah saat posisi bulan berada diantara matahari dan bumi sehingga bayangannya menutupi cahaya matahari menuju ke bumi.
Inilah yang menyebabkan kondisi Bumi menjadi Gelap Gulita pada pagi sampai siang hari di bagian Bumi yang tepat dilintasi gerhana.
Ada empat jenis gerhana matahari, yaitu gerhana total, gerhana sebagian, gerhana cincin dan gerhana hibrida.
- Gerhana Total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan bulan.
Pada saat itu, piringan bulan sama besar atau bahkan lebih besar dari piringan matahari.
Ukuran piringan antara Matahari dan Bulan sendiri berubah-ubah bergantung pada jarak antara Bumi dan Bulan serta Bumi dan Matahari.
- Gerhana sebagian dapat terjadi apabila piringan bulan pada saat puncak gerhana hanya menutup sebagain dari piringan matahari.
Pada Gerhana Sebagaian, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak dapat tertutup oleh piringan Bulan.
- Gerhana Cincin dapat terjadi apabila piringan Bulan pada saat puncak gerhana hanya dapat menutup sebagian dari piringan Matahari.
Gerhana jenis ini terjadi apabila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari.
Oleh karena itu, ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari dapat tertutup oleh piringan Bulan.
Bagian piringan Matahari tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan dapat terlihat seperti cincin bercahaya.
- Gerhana Hibrida adalah pergeseran antara gerhana total dan cincin.
Pada titik tertentu di permukaan bumi ini, gerhana muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin.
Gerhana hibrida relative jarang sehingga menjadi momen yang sangat langka dan patut untuk dinantikan.
Diperkirakan gerhana Hibrida akan melintasi Indonesia pada tahun 2026.
Untuk Gerhana Matahari Total yang melintasi delapan daerah di Indonesia, waktu terlama terjadi di wilayah Indonesia Bagian Timur yakni selama 3 menit 17 detik.
Ke-delapan daerah itu adalah Pagai Utara (Sumatera Barat), Palembang (Sumatera Selatan), Tanjung Pandan (Bangka Neitung), Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu (Sulawesi Tengah), Ternate (Maluku Utara) dan Maba (Maluku Utara).
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Inilah Kronologi Kebakaran di R.S. Mintoharjo
Upacara Melasti, Upacara Pensucian Diri Sebelum Nyepi
Yuk, Kita Buat Kacamata Gerhana Sendiri
Masyarakat Indonesia Sangat Antusias Melihat Gerhana Matahari Total
Menteri Agama: Tawur Agung Kesanga, Rekatkan Persatuan Antar Umat Beragama
Panitia Nyepi DIY Audiensi di Kantor Harian BERNAS
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di nasional
Semantic Authority Linker
Inilah Kronologi Kebakaran di R.S. Mintoharjo
Upacara Melasti, Upacara Pensucian Diri Sebelum Nyepi
Yuk, Kita Buat Kacamata Gerhana Sendiri
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda