Beberapa Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Total

JOGJA,HarianBernas.com–Gerhana matahari total sebagai fenomena langka memang sangat baik dan menarik untuk ditonton.
Maka tak heran ratusan bahkan ribuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara beramai-rami mendatangi lokasi yang menjadi titik terdekat terjadinya gerhana matahari total, seperti di Bangka Belitung, Sumatera dan di Menado, Sulawesi Utara beberapa hari sebelum gerhana terjadi, Rabu (9/3) pagi ini.
Namun, masyarakat diminta untuk berhati-hati melihat gerhana matahari total karena bila tidak hati-hati bisa berdampak merusak retina mata.
Beberapa cara yang aman dan benar untuk melihat GMT antara lain dengan menggunakan alat yang tidak mahal.
Misalnya, kita bisa membuat pinhole, kedok las atau menggunakan kacamata khusus gerhana dengan harga yang murah sekitar Rp 30.000-Rp 50.000.
Menurut pakar astronomi dari ITS Surabaya Bintoro Anang Subagyo, pinhole bisa dibuat dengan memberikan lubang kecil pada kertas karton atau kardus yang ditempeli aluminium foil.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Lubang tersebut berfungsi menangkap sinar matahari yang diproyeksikan pada kertas putih untuk pengamatan.
Sebab, bila menatap secara langsung proses gerhana matahari total sangat membahayakan.
Menurut Subagyo, kalau matahari tertutup total tak masalah, namun kalau matahari muncul kembali dengan intensitas cahaya yang tinggi dan pupil mata kita tak siap, sangat berbahaya.
Selain itu, bila melihat dengan hanya menggunakan kacamata hitam biasa, juga membahayakan, karena meski bisa melihat matahari secara langsung dengan kacamata hitam, tapi bila pupil belum bisa beradaptasi sempurna untuk gerhana matahari, bisa berbahaya juga.
“Bila melihat gerhana matahari dengan cara salah maka akibat yang paling parah adalah kebutaan,” kata Subagyo.
Selain resiko kebutaan, bahaya yang ditimbulkan bila melihat secara langsung gerhana matahari adalah penglihatan menjadi kabur.
Dan gangguan penglihatan ini tidak terjadi secara langsung setelah melihat gerhana, tapi bisa terjadi berhari-hari hingga berminggu-minggu kemudian.
Alat bantu penglihatan yang baik untuk melihat gerhana matahari adalah yangn mampu mereduksi cahaya hingga 100.000 kali.
Sementara kacamata hitam tidak mampu mereduksi sebanyak itu.
Menurut Dosen Fisika FMIPA ITS ini, gerhana matahari sebenarnya hampir terjadi setiap tahun, tapi tidak terjadi di tempat yang sama.
Pada bulan Agustus 2017, misalnya, GMT akan terjadi di wilayah Amerika Utara.
Dan Indonesia mungkin akan mengalami gerhana lagi sekitar 30 tahun ke depan dan tidak menutup kemungkinan adanya gerhana matahari parsial, cincin, dan sebagainya.
Â
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Inilah Kronologi Kebakaran di R.S. Mintoharjo
Upacara Melasti, Upacara Pensucian Diri Sebelum Nyepi
Yuk, Kita Buat Kacamata Gerhana Sendiri
Masyarakat Indonesia Sangat Antusias Melihat Gerhana Matahari Total
Menteri Agama: Tawur Agung Kesanga, Rekatkan Persatuan Antar Umat Beragama
Panitia Nyepi DIY Audiensi di Kantor Harian BERNAS
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di nasional
Semantic Authority Linker
Inilah Kronologi Kebakaran di R.S. Mintoharjo
Upacara Melasti, Upacara Pensucian Diri Sebelum Nyepi
Yuk, Kita Buat Kacamata Gerhana Sendiri
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda