Tawur Agung Nasional, Pengamanan Candi Prambanan Diperketat

YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Panitia perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938/2016 Masehi sedang sibuk mempersiapkan acara Tawur Agung Kesanga yang akan berlangsung hari Kamis (8/3/16) di kompleks Candi Prambanan.
Persiapan terdiri dari memasang umbul atau penjor, tempat sesaji, tempat gamelan, dan tenda-tenda baik VIP sampai tempat beribadat untuk umat Hindu.
Demikian juga dengan persiapan para pemain gamelan dan penarinya, serta ogoh-ogoh yang nantinya akan di arak pada saat ritual tawur dimulai.
Upacara Tawur Agung akan dihadiri Persiden RI, Joko Widodo.
?Panitia menghimbau bagi umat Hindu ataupun masyarakat umum yang berkinginan mengikuti upacara Tawur Agung di Pelataran Candi Prambanan diharapkan sudah hadir di area upacara sebelum pukul 08.00 WIB,?
jelas I Wayan Ordiyasa Ketua Panitia Nyepi DIY.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Hal ini dikarenakan ada pemeriksaan dari Paspampres bagi seluruh tamu maupun umat yang hadir dalam acara Tawur Agung.
Sebagai informasi seperti tahun yang lalu kehadiran Presiden Jokowi membuat pengamanan di sekitar area upacara diperketat.
Pemeriksaan satu per satu secara ketat tersebut tentunya akan membuat antrian umat yang akan memasuki Candi Prambanan.
Begitu Presiden tiba di area upacara maka seluruh pintu gerbang menuju area upacara akan ditutup.
Pintu baru dibuka kembali setelah acara seremonial bersama Presiden selesai.
Untuk itulah untuk menghindari panjangnya antrian dan ketidaknyamanan, maka umat dihimbau hadir sebelum pukul 08.00 WIB.
Selain Presiden Jokowi beserta beberapa Menteri Kabinet Kerja, Tawur Agung jug akan dihadiri pula Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Presiden sendiri dijadwalkan akan tiba di Prambanan pukul 09.00 WIB.
Dalam kesempatan itu Presiden akan memberikan sambutan menyapa umat Hindu yang hadir di acara tersebut.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolBahkan tahun lalu Presiden Jokowi mengelilingi area upacara menyalami dan melayani umat yang ingin berfoto bersamanya.
Pada akhir acara seremonial, Presiden akan disuguhi sendratari Ramayana.
Kehadiran yang kedua kali dari Presiden RI ini tentunya memberikan angin segar bagi umat Hindu Indonesiadi tengah-tengah isu intoleransi di berbagai wilayah Indonesia yang masih sering muncul.
Bahkan di beberapa kasus intoleransi tersebut dipicu oleh kebijakan pemimpin di wilayah tersebut dengan alasan mengakomodasi keinginginan umat mayoritas.
Seharusnya pelayanan yang tanpa membeda-bedakan rakyatnya itulah yang akan membuat rakyat khususnya umat Hindu makin dekat dan makin cinta dengan pemimpinnya.
Tak hanya Presiden, Gubernur Jawa Tengah pun juga sangat antusias memfasilitasi umat Hindu di Jawa Tengah.
Berbagai kegiatan umat Hindu di Jawa Tengah didukungnya secara penuh.
Terakhir bulan lalu beliau menghadiri acara penghijauan di kawasan Dieng, Wonosobo yang dilaksanakan oleh Panitia Nyepi Nasional.
Tentunya pemimpin-pemimpin yang seperti itulah yang seharusnya lebih banyak bermunculan di Indonesia.
Sebagai kaum minoritas tentunya kita butuh pengayom yang benar-benar bisa mengayomi seluruh rakyat dalam menjalankan aktivitas keagamaannya.
Rangkaian acara Tawur Agung tahun 2016 diawali dengan memohon tirta suci yang mengambil tempat di kawasan Candi Ratu Boko.
Selanjutnya air suci akan dikirab oleh umat dan beberapa elemen masyarakat non Hindu dibawa menuju Candi Prambanan.
Ada yang lain pada tahun ini ada pelantunan Bhagawadgita secara massal dengan langgam Jawa.
Sebagai informasi Upacara Tawur Agung di Candi Prambanan sudah ditradisikan sejak tahun 1986 atau 2 tahun setelah Pemerintah menyatakan bahwa hari Raya Nyepi dinyatakan sebagai hari libur nasional pada tahun 1984.
Acara ini sudah mentradisi dan dilaksanakan secara bergantian oleh 2 provinsi yaitu Jateng dan DIY.
Hal ini disebabkan posisi Candi Prambanan berada di 2 provinsi tersebut.
Astungkara kegiatan keagamaan Hindu tersebut sekarang telah menjadi kalender pariwisata nasional yang gaungnya sudah mendunia.
Terbukti dari tahun ke tahun makin banyak wisatawan mancanegara yang hadir dan bahkan dengan khidmat turut mengikuti jalannya seremonial keagamaan Hindu setahun sekali di Candi Prambanan ini.
Dengan kehadiran Presiden Jokowi memang menjadi hal yang membanggakan bagi umat Hindu, namun disisi lain karena pengamanan Candi Prambanan yang diperketat maka pergerakan umat tidak bisa seleluasa seperti dulu dikarenakan diberlakukannya standar pengamanan Presiden oleh Pasukan Pengamanan Presiden.
Diharapkan umat bisa mengikuti dan memaklumi aturan protokoler kepresidenan tersebut dengan tanpa merasa dibatasi peribadatannya.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
100 Guru TK dan SD Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Terima Kado Ramadhan
1.161 WBP di DIY Terima Remisi Khusus Idulfitri, 21 Langsung Bebas
10 Oktober, Sultan Pasti Dilantik Lagi Jadi Gubernur DIY
1.000 Penerima Manfaat Ikuti MMO Vision Screening 2025 di Yogyakarta
109 Penyandang Disabilitas Warga Gunungkidul Terima Bantuan Sosial
10 Peserta Terbaik Grand Final Senandung Nusantara 2023 Raih Uang Pembinaan Jutaan Rupiah
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
100 Guru TK dan SD Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Terima Kado Ramadhan
1.161 WBP di DIY Terima Remisi Khusus Idulfitri, 21 Langsung Bebas
10 Oktober, Sultan Pasti Dilantik Lagi Jadi Gubernur DIY
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda