Kera Yunan, Kera Pesek yang Memikat Hati

HarianBernas.com ? Muka kera ini terlihat seperti hasil operasi plastik yang mengalami kegagalan.
Manusia yang cantik namun tidak puas akan wajahnya sendiri lalu mempunyai obsesi untuk melakukan operasi berulang kali hingga menyebabkan tulang hidung menjadi anjlok dan pesek.
Sedangkan bibirnya sangat besar hingga terlihat seperti monyong.
Perbedaan kera Yunan dan manusia dengan operasi plastik adalah jika kera ini tidak mengalami perubahan wajah dengan operasi, namun secara alami memang memiliki hidung yang pesek dan bibir yang tebal.
Kera Yunan memiliki nama latin Rhinopithecus Bieti.
Begitu lucunya hewan yang satu ini, dengan bulu keranya yang tebal, mempunyai kuncung merah jambu dengan ukuran yang besar sehingga banyak yang bilang kera ini berwajah seksi.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Sebenarnya kera ini sudah termasuk kera yang langka, bahkan cenderung hampir punah.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifSaat ini kera Yunan hanya bisa disaksikan di daerah pegunungan Yunling di China bagian barat daya.
Hidup kera ini di dataran tinggi dengan ketinggian tanah sekitar 3.000 sampai 4.500 meter di atas permukaan laut.
Kera Yunan sering dijumpai di daerah lembah yang hijau dan ditumbuhi banyak pohon cemara, rodhodendron, dan oak evergreen.
Di daerah tinggi inilah, selama beberapa bulan dalam satu tahun selalu ditutupi oleh salju yang mempunyai ketebalan hingga 1 meter.
Yang unik dari kera ini adalah makanannya, 80% makanan terdiri dari jenis lumut (lichens) yang tumbuh di batang pepohononan.
Sedangkan 20%nya adalah dedaunan, biji-bijian, dan buah-buahan.
Kera Yunan jantan mempunyai badan yang lebih berat yaitu sekitar 15kg dengan usia dewasa 7 tahun, sedangkan untuk betinanya berat badannya adalah 9 kg dengan usia dewasa sekitar 4 sampai 5 tahun.
Kera ini biasa mencari makan di waktu pagi dan sore hari, untuk siang harinya digunakan sebagai waktu beristirahat.
Kera Yunan hidup di dalam kelompok besar yang bisa mencapai sekitar 100 ekor.
Karena kelucuan dari hewan ini, Kera Yunan termasuk hewan yang paling sering diburu oleh manusia.
Dengan jumlahnya yang semakin sedikit dan habitatnya juga semakin terbatas, hewan ini termasuk hewan langka.
Oleh karena itu, kita harus mulai menyayangi makhluk hidup di sekitar kita, banyak binatang atau tanaman yang mulai punah.
Jadi sudah sepatutnya, kita sebagai manusia ikut melestarikannya yah.Â
Â
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Sovereign Digital Identity 2026: Bagaimana Warga Indonesia Melindungi Privasi di Era AI Masif
10 Cara Menghasilkan Uang dari HP, Mudah dan Tanpa Modal
10 Manfaat Kentang, Bisa untuk Meningkatkan Fungsi Otak
10 Cara Ampuh Meningkatkan Engagement di Facebook, Perhatikan dalam Pembuatan Konten!
Si Mondok Berhidung Bintang, Tikus dengan Hidung Bertentakel
10 Aplikasi Translate Indonesia ke Arab, Cek Masing-masing Kelebihan dan Kekurangannya
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di lifestyle
Semantic Authority Linker
Sovereign Digital Identity 2026: Bagaimana Warga Indonesia Melindungi Privasi di Era AI Masif
10 Cara Menghasilkan Uang dari HP, Mudah dan Tanpa Modal
10 Manfaat Kentang, Bisa untuk Meningkatkan Fungsi Otak
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda