SLEMAN, BERNAS.ID - Puncak peringatan Hari Bakti ke-34 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman mengusung tema “Bersatu dalam Sinergi Bertransformasi Wujudkan Misi”. Tema ini diwujudkan melalui penguatan profesionalisme, inovasi, dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Rangkaian Kegiatan Peringatan
Dalam rangkaian peringatan Hari Bakti ke-34 disemarakkan dengan sejumlah kegiatan sosial dan kebersamaan, antara lain bakti sosial kepada masyarakat sekitar unit pelayanan, donor darah, doa bersama, dan kunjungan ke Panti Asuhan Daarut Taqwa di Sendangrejo, Minggir, Sleman.
PDAM Tirta Sembada juga menyerahkan bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) berupa penghijauan lingkungan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.
Kehadiran Pejabat Daerah
Turut hadir pada acara puncak HUT PDAM Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Sekda Sleman di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Daengan, Kantor Unit Depok, Sleman, Sabtu (7/11).
Pernyataan Direktur PDAM Tirta Sembada
Direktur PDAM Tirta Sembada, Edy Nugroho mengatakan transformasi PDAM tidak hanya berkaitan dengan pembenahan sistem dan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir serta budaya kerja seluruh pegawai. Peningkatan kinerja perusahaan membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai pihak.
“Keberhasilan perusahaan tidak dapat dicapai hanya melalui kerja individu, melainkan membutuhkan kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh elemen perusahaan serta dukungan berbagai pihak,” tutur Edy.
Edy menyatakan komitmennya di usia pengabdian ke-34, PDAM Tirta Sembada akan semakin adaptif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya bersama dukungan Bupati Sleman agar PDAM terus berkembang serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.
Arahan Wakil Bupati Sleman
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan Kabupaten Sleman memiliki banyak embung atau mata air yang membutuhkan perhatian. “PDAM itu salah satu modal utama adalah air. Saya menyampaikan kepada PDAM, agar PDAM dan dinas terkait tidak hanya berpikir terkait dengan bisnis air apa, tapi sumber airnya harus diperhatikan,” ucapnya.
Arahan Bupati Sleman
Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian kinerja manajemen dan operasional PDAM Tirta Sembada. Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus hingga staf untuk menjaga kedisiplinan, bekerja dengan tegas, serta menghindari praktik-praktik yang tidak profesional.
“Lakukan evaluasi rutin secara berkala, untuk mencegah potensi kesalahan operasional serta memperkuat koordinasi antara PDAM dan Pemda Sleman dalam hal pembangunan infrastruktur air bersih,” kata Harda.
Harda meminta PDAM melakukan evaluasi secara berkala, membenahi infrastruktur, dan memperkuat koordinasi dengan DPUPKP Sleman dalam perencanaan pembangunan 2027. Seluruh pegawai juga diminta menjaga keharmonisan dan integritas dalam pengelolaan perusahaan.
“PDAM itu didirikan salah satunya sebagai pusat pendapatan selain sebagai pelayanan umum. Oleh karena itu, tentu hal ini harus dijiwai oleh seluruh anggota PDAM, dari pimpinan sampai staf,” ucap Harda.
Di akhir sambutannya, Bupati Sleman berpesan agar seluruh pegawai senantiasa menjaga kerukunan, mengutamakan semangat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, menjauhi korupsi, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

