Gerombolan Klitih Bersenjata Tajam Aniaya Mahasiswa Luar Daerah

SLEMAN, BERNAS.ID- Gerombolan Klitih kembali beraksi di Kabupaten Sleman, tepatnya di Jalan Godean Km 9,5 Senuko, Sidoagung Sleman Minggu pagi (5/4) sekira pukul setengah empat pagi.
Secara berkelompok, gerombolan klitih menganiaya DHA (21), seorang mahasiswa Jambi.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian perkara.
Saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi, serta menelusuri CCTV di sekitar lokasi.
Kasi Humas Polresta Sleman, IPTU Argo Anggoro, S.H., menyampaikan petugas dari Polsek Godean telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tidak lama setelah insiden dilaporkan.
“Korban mengalami luka di tangan kiri karena terkena senjata tajam.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Setelah mendapatkan perawatan, korban dalam kondisi sadar, rawat jalan, dan sudah diperbolehkan pulang,” jelas IPTU Argo kepada awak media.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolLanjut tambahnya, korban telah mendapatkan penanganan medis di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Luka yang dialami korban berada di bagian tangan kiri akibat terkena senjata tajam.
Untuk kronologi, korban,inisial DHA.
(21) Mahasiswa Jambi, melintas di Jl.Godean Km.9 Dsn Senuko, Sidoagung, Godean dengan mengendarai sepeda motor bonceng tiga. Pengemudi depan MIAV (21) Mahasiswa,Warga Jambi.
sedangkan korban DHA berada di tengah dan Sdr.
MAAP.
(21) Mahasiswa, warga Jambi, berada di paling belakang.
Setelah sampai di depan RM Baleroso diduga pelaku menyalip kendaraan korban dan saling memandang/melotot, sesampai di pertigaan Bapas, 2 kendaraan di duga pelaku putar arah sambil menyeret benda yang tidak di ketahui korban dan bersentuhan dengan aspal sehingga mengeluarkan percikan api.
Setelah itu motor korban berhenti dan bertiga turun dari motor di depan penjual bambu.
Rekan korban lari ke tempat pemotongan ayam, dan dikejar para pelaku tapi tidak ketangkap.
Setelah itu para pelaku berbalik mendekati korban yang saat itu tertinggal di motor dan salah satu di duga pelaku menganiaya dengan senjata tajam jenis clurit.
Korban berusaha menangkis dan mengenai tangan 3 luka, di punggung 1 luka.
Setelah itu para pelaku yang menggunakan sekitar 7 sepeda motor dan 1 mobil pick up yang berisi sekitar 8 orang meninggalkan korban. (jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait JOGJA
Local Intelligence Node
Kilas Balik Fakta Sidang Dana Hibah Pariwisata Jelang Tuntutan Sri Purnomo
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Mangkir Diperiksa, Ini Respon KPK
Muncul Di KPK, Yaqut Bantah Jubir KPK
1.321 Warga Binaan di DIY Terima Remisi Hari Raya Idulfitri, 10 Langsung Bebas
Terduga Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Kontras Harus Masuk Peradilan Umum
10 Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Sleman Ditangkap
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JOGJA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di hukum
Semantic Authority Linker
100 Persen Kelurahan di DIY Siap Hadirkan Keadilan Bagi Masyarakat Melalui Pos Bantuan Hukum
Polisi Tertibkan Tambang Ilegal di Parigi, Fasilitas Dimusnahkan
10 Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Sleman Ditangkap
Jakarta Global City 2026: Transformasi Pusat Ekonomi Nasional Pasca Perpindahan Ibu Kota
Revitalisasi Kota Tua Jakarta: Menuju Kawasan Ekonomi Kreatif Berbasis Sejarah 2026
Sumbu Filosofis Yogyakarta 2026: Harmonisasi Heritage Digital dan Ekonomi Rakyat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JOGJA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda