3 Prajurit Gugur di Lebanon Disebut Layak Jadi Pahlawan Nasional

KULON PROGO, BERNAS.ID – Komisi A DPRD DIY memberikan perhatian serius terhadap gugurnya prajurit TNI yang menjadi pasukan perdamaian di Lebanon.
Dipimpin Eko Suwanto selaku Ketua Komisi A DPRD DIY, beberapa wakil rakyat melakukan takziah ke rumah duka satu prajurit yang gugur akibat serangan Israel, Praka Farizal Rhomadhon di Kulon Progo, Rabu (1/4/2026).
Selain Eko Suwanto, turut hadir Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY M Hifni Nasikh, Sekretaris Komisi A Syarif Guska, serta beberapa anggota Komisi A yakni Yuni Satya Rahayu, Akhid Nuryati, Arif Kurniawan dan Sigit Nusyam Priyanto.
Rombongan Komisi A DPRD DIY bertemu langsung ayah Praka Farizal, Pak Senam beserta Ibu dan kerabat di Desa Sidorejo, Lendah, Kulonprogo.
Dalam kesempatan tersebut Eko Suwanto menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Praka Farizal Rhomadhon di Lebanon, serta dua prajurit lainnya, Kapten Inf.
Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →“Kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mas Farizal Romadhon di Lebanon, sekaligus ini ucapan duka yang mendalam atas meninggalnya tiga prajurit TNI di Lebanon serta tiga yang luka.
Semangat juang, nasionalisme dan spirit cinta tanah air Praka Farizal beserta Kapten Zulmi dan Sertu Nur Ikhwan akan terus menyala sepanjang masa,” katanya.
Eko Suwanto menegaskan, ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas di Lebanon ini mewakili negara, mewakili bangsa Indonesia di dalam tugas konstitusi, menjaga ketertiban dan perdamaian dunia.
Sesuai dengan Undang-Undang Dasar, menjaga ketertiban dunia berdasarkan Pancasila.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolBaca juga: DPRD DIY: Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Jadi Duka Mendalam Bangsa
“Almarhum gugur di tengah-tengah tugas sebagai pasukan perdamaian oleh karena serangan brutal yang dilakukan oleh Israel.
Maka dalam kesempatan yang sangat baik ini, kita minta kepada pemerintah, kepada Presiden RI, untuk memberikan penghormatan kepada almarhum Mas Farizal bersama dengan dua prajurit yang meninggal di Lebanon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu M Nur Ichwan untuk diberikan penghargaan sebagai Pahlawan Nasional, sebagai pahlawan bangsa Indonesia.
Kita juga mendorong Pemda DIY berikan perhatian dan penghargaan bagi keluarga almarhum Praka Farizal, khususnya putra almarhum yang baru berusia 2 tahun,” ujarnya.
Eko mengaku juga akan memonitor terus perkembangan pemulangan jenazah ke tanah air, khususnya Praka Farizal Rhomadhon ke Daerah Istimewa Yogyakarta.
Termasuk mengawal proses dalam pengajuan ketiga prajurit TNI yang gugur menjalankan misi kemanusiaan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.
“Saya juga sudah komunikasi dengan Pak Danrem dan jajaran untuk terus memonitor kapan jenazah akan tiba.
Tapi yang terpenting tadi, bagaimana penghargaan itu diberikan sebagai Pahlawan Nasional, tentang administrasi dan prosedurnya nanti kita akan tempuh,” ucapnya.
Disamping itu Eko Suwanto mengaku juga akan menggelar rapat bersama Pemda DIY untuk memberikan perhatian bagi keluarga yang ditinggalkan.
Karena diungkapkannya, selain orang tua, Praka Farizal Rhomadhon juga memiliki istri dan seorang anak yang baru berusia 2 tahun.
“Almarhum ini masih punya putra, baru umur 2 tahun, dari istri yang sangat setia mendampingi.
Bahkan informasi yang kami dapatkan, seharusnya Mas Farizal ini pulang bulan Mei besok karena tugasnya selesai di April ini.
Informasinya juga persiapan kepulangan pun juga sudah ada, tentunya mengikuti perkembangan situasi keamanan di Lebanon.
Tetapi menjelang ujung tugasnya, ada tiga prajurit itu yang meninggal oleh karena serangan Israel tadi.
Maka kepada Pemda DIY juga kita minta untuk ada penghargaan, ada perhatian, misalnya beasiswa hingga perguruan tinggi bagi putra almarhum dan insyaallah nanti dalam waktu dekat kita juga akan rapat tentang ini,” kata dia.
(den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait JOGJA
Local Intelligence Node
Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa
Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun
Strategi Akselerasi Talenta Digital Nasional Demi Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045
Strategi Transformasi Karir Digital UNMAHA Untuk Visi Indonesia Emas 2045
Strategi Adaptasi Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 Melalui Transformasi Pendidikan Global
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JOGJA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di nasional
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda