Anak SD Bunuh Diri, Malika : Saatnya Negara Jadikan Isu Kesenjangan Pendidikan Sebagai Fokus Utama

JAKARTA,BERNAS.ID – Siswa kelas IV sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), YBR (10), tewas gantung diri lantaran orang tuanya tak mampu membelikan buku tulis dan pulpen.
Sebelum tragedi tersebut, YBR dan siswa lainnya berkali-kali ditagih uang oleh sekolah sebesar Rp 1,2 juta.
Founder / Ketua Komunitas Rangkul Tangan Malika Nur Eman menanggapi peristiwa tersebut.
Sebagai seseorang yang tergerak dibidang di komunitas sosial yang fokusnya di pendidikan, kejadian ini benar-benar sangat menyayat hati.
Di kota modern seperti Jakarta saja masih banyak adik-adik yang mengalami kesulitan untuk mengemban pendidikan yang layak, fator utamanya karena masalah finansial, bagaimana dengan kota-kota yang lebih tertinggal pendidikannya?
“Adanya kejadian ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah hal penting bagi setiap anak bangsa.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolSudah saatnya negara harus menjadikan isu kesenjangan pendidikan ini sebagai fokus utama yangharus dituntaskan,” kata Malika kepada media, Kamis (05/02/2026).
Baca Juga :RANTANG dan KAC Hadirkan Pembelajaran Menyenangkan untuk Anak-Anak Bantar Gebang
Ia melihat saat ini banyak sekali anak muda yang peduli akan isu pendidikan di negara ini dan mau membantu berkontribusi untuk isu ini lewat komunitas atau platform yang keberadaanya harus didukung.
“Sebagai penggerak komunitas terkait, Rangkul Tangan, salah satu mimpi besar saya adalah dapat mengembangkan sayap platform ini ke wilayah Indonesia yang pendidikannya masih tertinggal, khususnya wilayah Timur Indonesia, termasuk NTT.
Kami percaya bahwa semua anak berhak atas pendidikan yang layak,” ungkapnya.
Dalam komunitas yang ia dirikan, Rangkul Tangan tidak hanya fokus memberikan pendidikan non-formal berbasis fun-learning untuk adik-adik pra-sejahtera saja, kami juga selalu menyalurkan alat sekolah kebutuhan belajar mereka setiap kali kami berkegiatan.
Ia yakin bahwa alat sekolah juga dapat menunjang semangat adik dalam menjalankan proses belajar.
Baca Juga :Rangkul Tangan dan Sunday Flow Hadirkan Kegiatan Belajar dan Beryoga di Sekolah Anak Jalanan
“Harapannya, semoga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Dan negara dapat lebih concern terhadap isu pendidikan yang mana aspek ini juga menentukan masa dengan bangsa lewat generasi penerusnya,” pungkasnya.
Diketahui, anak SD tersebut bersekolah di SD negeri.
YBR dipungut uang sekolah sebesar Rp 1.220.000 per tahun.
Pembayaran dicicil selama setahun.
Orang tua YBR sudah membayar Rp 500 ribu untuk semester I. Tersisa Rp 720 ribu yang harus dilunasi secara cicil untuk semester II. (FIE)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait JAKARTA
Local Intelligence Node
Akademisi: Pendidikan Tak Cukup Ikuti Industri 4.0, Saatnya Lompat ke Leadership 6.0
Test TPA dan Wawancara Gelombang 2 Pascasarjana Universitas Borobudur 21 Pebruari 2026
Pascasarjana Universitas Borobudur Kembali Gelar International Conference ke 6
3 Ribu Siswa SMK Pemasaran Terbukti Lebih Tahan Banting Lewat Program Kolaborasi Kemendikdasmen–DUDI
160 Siswa SD/MI DIY Bersaing di Final PRASTANTION 2026 di SMPN 4 Pakem, Siap Hadapi TKA
Polda Metro Jaya Tunjuk Universitas Borobudur Sebagai Pusat Studi Kepolisian di Jakarta
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JAKARTA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di pendidikan
Semantic Authority Linker
UNMAHA Perkuat Kerja Sama Industri dan Global, Lulusan Sistem Informasi 95 Persen Sudah Bekerja
Alasan Program Pascasarjana MM Dan Doktor Ekonomi Universitas Borobudur Jadi Pilihan
Akademisi: Pendidikan Tak Cukup Ikuti Industri 4.0, Saatnya Lompat ke Leadership 6.0
Menguak Potensi Digital Surabaya: Strategi Cerdas untuk Inklusi Warga
Strategi Transformasi Bandung: Mengubah Talenta Kreatif Menjadi Markas Remote Job Global
Merdeka Berkarir Global: Panduan Strategis Raih Peluang Emas Digital di Surabaya
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JAKARTA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda