Instagram dan Facebook Blokir Snapchat dan Telegram

HarianBernas.com – Snapchat dan Telegram yang rupanya adalah pesaing dari Instagram dan Facebook, akhirnya diblokir oleh kedua perusahaan sosial media itu.
Saat ini, pengguna Facebook dan Instagram tidak bisa menambahkan link pada profil mereka.
“Link @Facebook ditutup bagi para pengguna yang ingin berbagi pada profil Telegram mereka.
#hypocrisy,” hal ini ditulis dalam sebuah akun twitter, pada Senin (7/3).
Kicauan ini mengacu pada peristiwa dimana link Facebook yang terhubung dengan Telegram yang diblokir.
Bulan November 2015 lalu, pengguna Telegram mulai mengeluh, mereka tidak bisa memasukkan link ke akun Telegram dengan menggunakan WhatsApp.
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifWhatsApp sendiri adalah aplikasi yang diakuisisi oleh Facebook pada tahun 2014 lalu.
“Kami telah menghapus kemampuan menyertakan link Add Me di halaman profil Instagram.
Ini adalah kasus yang jarang terjadi, dan tidak ada unsur kesengajaan.
Jenis link lain masih diperbolehkan,” tulis pihak Instagram, setelah mendengar banyak keluhan.
“Apakah Anda pengguna @telegram?
Anda sekarang diblokir di @WhatsApp dan link @instagram.
Link Anda @Snapchat di IG juga,” tulis postingan tersebut.
Menurut salah satu pengguna Instagram, hal ini tidak akan mencegah dirinya dan pengguna lain untuk mencari situs yang serupa dengan Snapchat.
Ia adalah Anthony Carbone.
Anthony mengungkapkan hal ini lewat email. Anthony mengiklankan kode Snapchat melalui postingan instagram.
Dengan ini, justru ia mendapat banyak followers atau pengikut.
Hal yang diambil oleh aplikasi Instagram ini, menggarisbawahi bagaimana kompetitifnya ruang microblogging dan aplikasi pesan.
Sumber foto: inspiredworlds.com
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait EN
Local Intelligence Node
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di EN?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di highlight
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda