Pemkot Yogyakarta Luncurkan Wisata Edukatif Bule Mengajar di Kotagede

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata mengembangkan wisata berbasis pengalaman Bule Mengajar yang diintegrasikan dengan paket Jelajah kawasan Kotagede.
Program itu bertujuan untuk membangun wisata berkualitas dengan penguatan pariwisata berbasis pengalaman.
Kegiatan itu juga diharapkan menjadikan Kotagede sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya semakin dikenal wisatawan mancanegara.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengucapkan terima kasih atas partisipasi para mahasiswa asing yang belajar di DIY dalam kegiatan Bule Mengajar Jelajah Kotagede.
Baca Juga : Kamwis Purbayan Kotagede Menggelar Atraksi Wisata dan Seni Sapta Pesona
Mereka dari beberapa negara, yaitu Timor Leste, Solomon, Tanzania, Kenya dan Pakistan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Program Bule Mengajar itu adalah quick wins Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.
“Bule Mengajar, ini maksudnya teman-teman yang datang di sini bisa memberikan best practice-nya.
Memberikan kedisiplinan juga kerja keras,” ujar Hasto saat kegiatan Bule Mengajar Jelajah Kotagede, Sabtu (14/3/2026).
“Saya membuat quick win ini dengan Bu Daning (Dinas Pariwisata) adalah bagaimana ‘Bule Mengajar’ itu bisa terimplementasi di Yogyakarta,” imbuhnya.
Hasto berharap dengan program Bule Mengajar ini, mereka bisa memberikan pelajaran di sekolah-sekolah.
Kemudian sekolah-sekolah di Kota Yogyakarta nanti bisa bekerja sama dengan tour leader di Yogyakarta.
Termasuk bekerja sama dengan beberapa negara untuk mendatangkan turis-turis ke Yogya.
Hasto menyatakan Bule Mengajar juga diharapkan tidak sekedar berbagi informasi seperti kebudayaan tapi juga berbagi kebiasaan disiplin dan belajar giat dari orang-orang di berbagai negara.
“Sekaligus memberikan praktik-praktik yang baik kepada para siswa.
Oleh karena itu, kita memyambut baik kedatangan para turis asing nantinya untuk memberikan pelajaran di sekolah-sekolah di seluruh Yogyakarta,” terangnya.
“Saya utamakan sekolah negeri dulu untuk meningkatkan kualitas SD negeri,” tambahnya.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Terkait potensi di Kotagede, Hasto kagum dan mengaku baru pertama kali datang ke kawasan Between Two Gates di Kampung Alun-alun, Purbayan Kotagede.
Hasto masuk dari pintu masuk barat dan berjalan sampai ujung pintu timur.
Selain itu melihat langsung deretan bangunan-bangunan tradisional Jawa berupa pendopo dan rumah joglo khas Kotagede dengan pilar penyangga yang disebut bahu danyang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati mengatakan, program mahasiswa asing bercerita atau Bule Mengajar dikembangkan sebagai upaya mengaktivasi wisata di Kawasan Kotagede untuk segmen wisatawan mancanegara.
Diharapkan keterlibatan mahasiswa asing di Yogyakarta dalam aktivitas masyarakat di Kawasan Kotagede, dan berbagi cerita budaya dapat memberikan kesan, serta pengalaman berkesan yang akan dibagikan kepada keluarga, saudara dan teman di negara asal.
“Tdak ada yang kebetulan wisata dengan keberagaman seni dan budayanya, itu kami meng-endorse (mendukung) dengan Bule Mengajar supaya adik-adik di sini mempunyai pengalaman.
Ini semoga menjadi awal yang baik tidak hanya di Kampung Purbayan,” ungkapnya.
“Tetapi memberikan pengalaman dan influencer-nya sampai ke 46 kampung wisata dan 45 Pokdarwis sehingga bersama-sama kita bisa membuka mata dunia bahwa di Kota Yogyakarta, di kampung-kampung yang ada itu mempunyai potensi yang luar biasa,” jelas Daning.
Sedangkan Ketua Kampung Wisata Purbayan, Nugroho Nurcahyo menyebut, kegiatan Bule Mengajar di Kotagede itu sekaligus uji coba paket wisata Jelajaah Kawasan Kotagede.
Sebelum sesi berbagi Bule Mengajar, para peserta berjalan-jalan ke Pasar Kotagede dan masuk ke lorong labirin di kampung-kampung Purbayan dan berakhir di kawasan Between Two Gates.
Nurcahyo menyambut baik giat Bule Belajar itu dan Kampung Wisata Purbayan dan kampung wisata lain di Kotagede siap menerima tamu wisatawan.
“Sebenarnya kalau potensinya (Kotagede) cukup banyak.
Ada kerajinan perak roti Kembang Waru, Museum Iqro AMM.
Kawasan alun-alun dan nDalem yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Islam,” jelasnya.
“Sehingga ini menjadi paket yang kami kemas untuk paket Jelajah Kawasan Kotagede,” tambahnya.
Salah satu peserta Bule Mengajar, Abubakar Sharif Faki, dari Tanzania menyambut baik program Bule Mengajar.
Baca Juga : Spot Wisata Jajan Baru, Peken Klangenan Kotagede
Dia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta yang telah menyelenggarakan Bule Mengajar.
Kegiatan itu membuat dirinya akan ikut meningkatkan pelestarian warisan budaya bagi generasi muda di negaranya.
“Ini sebenarnya sesi yang sangat bagus, dan memberi kami pengalaman tentang bagaimana masyarakat Kotagede hidup, dan juga budaya mereka.
Semuanya sangat menyenangkan,” tutur Abubakar.
“Saya jadi mengetahui budayanya, pasar dan sejarah Kotagede dari zaman kuno, dan sampai sekarang serta cara mereka melestarikan warisan budaya di sini,” pungkasnya.
(*/cdr)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda