Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pemda DIY Siapkan Vaksin Booster, Menyasar Warga Rentan

Oleh: Redaksi Bernas•29 Desember 2021
Pemda DIY Siapkan Vaksin Booster, Menyasar Warga Rentan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pemda DIY Siapkan Vaksin Booster, Menyasar Warga Rentan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 29 Desember 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemda DIY kini telah menyiapkan vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster dengan sasaran yang dibidik adalah warga rentan berupa warga lanjut usia (lansia) dan orang yang memiliki komorbid pada 2022 nantinya. Tetapi pemberian vaksin dosis ketiga tersebut masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

”Kami berharap pemberian vaksin booster ini bisa dilakukan untuk semua sasaran di DIY nantinya. Tetapi memang vaksinasi booster akan dilakukan secara bertahap tahun depan, informasinya tahap awal sasarannya adalah warga yang rentan yaitu lansia dan orang yang mempunyai komorbid,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembayun Setyaningastutie, Kamis (30/12/2021).

Ia mengakui informasi secara informal yang diterimanya vaksin booster akan diberikan kepada lansia dan orang yang mempunyai penyakit penyerta terlebih dahulu sebab keduanya sangat rentan pada 2022.

Dengan catatan orang yang dengan komorbid tersebut tetap harus dengan rekomendasi dokter jika mendapatkan suntikan vaksin booster.

“Kemungkinan yang komorbid kita arahkan di fasyankes yang sudah siap dengan peralatan dan kedaruratannya. Kemungkinan besar juga vaksin booster akan diberikan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memang mendapatkan bantuan,” katanya.

Baca juga: Dinas Kesehatan DIY Siap Manfaatkan Bidan Berstatus Pegawai Tidak Tetap

Kadinkes DIY ini menyebut vaksin booster yang sasarannya masyarakat umum kemungkinan tahun depan tetapi berbayar. Pihaknya memastikan meskipun dikenakan biaya untuk vaksin booster tetapi tidak mahal alias tidak memberatkan masyarakat hanya di kisaran Rp 200-an ribu dan cukup sekali suntikan booster.

“Booster baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan relawan kesehatan, dengan begitu booster bagi warga rentan tersebut masih menunggu kebijakan dari pusat.

Jenis vaksin COVID-19 yang disuntikan sebagai booster bebas sebenarnya, namun kita pakai Moderna untuk vaksin dosis ketiga sementara ini,” tandasnya. (den)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram