Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Konten Game yang Masuk ke Indonesia Terus Dipantau

Oleh: Redaksi Bernas•21 November 2021
Konten Game yang Masuk ke Indonesia Terus Dipantau
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Konten Game yang Masuk ke Indonesia Terus Dipantau..."

🗓️ Dipublikasikan pada 21 November 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo berkomitmen mendorong dan lindungi ekosistem industri game nasional. Hal itu salah satunya diimplementasikan dengan penyesuaian permainan atau game yang masuk ke Indonesia.

Penataan konten game yang masuk ke Indonesia antara lain diatur melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 soal klasifikasi permainan interaktif elektronik atau Indonesia Game Rating System.

Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan, regulasi tersebut kini sedang dalam proses revisi supaya semua game yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti Peraturan Menteri tersebut.

“Tidak terkecuali game dari luar agar dapat menjaga Indonesia sesuai aturan dan budaya kita,” kata Semuel, Senin (22/11/2021).

Upaya tersebut juga disebut Semuel diimplementasikan dengan menggelar Game Developer Exchange 2021.

“Kami berharap IGDX dengan kekuatan mentoring dan business mixed making-nya dapat menjadi menjadi akselerator meningkatkan kualitas produk dan bisnis serta mendorong terwujudnya sinergitas dan kolaborasi antara berbagai pihak,” sambung dia.

Baca juga: Inilah Video Game Favorit Para Bintang Porno

Beberapa tahun ke belakangan pemerintah RI mendorong ekosistem teknologi, supaya industri game nasional berkembang.

Baca juga: Lagu Religius Yahudi ini Populer di Berbagai Video Game Jepang

Selain menyiapkan aturan, Kominfo juga memiliki program untuk mendorong membangun ekosistem digital, yaitu melalui pengembangan talenta digital pada Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship dan Sekolah Pintar.

Sementara untuk perusahaan rintisan, kementerian memberikan pelatihan pada program Gerakan Nasional 1000 Startup, Startup Studio dan HUB.ID.

Khusus tentang game, Kominfo menyiapkan program IGDX, berkolaborasi dengan Asosiasi Game Indonesia, Indigo Game Telkom dan Garena Indonesia.

Kominfo melihat potensi besar perkembangan ekosistem game nasional karena jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 202,6 juta orang atau setara dengan 73 persen dari populasi.

Riset New Zoo tahun 2020, dikutip dari Kominfo, menunjukkan nilai ekonomi game Indonesia mencapai 1,7 miliar dolar Amerika Serikat.

Game lokal, sementara itu, baru bisa menyerap 8 juta dolar AS.

“Angka ini harusnya bisa kita tingkatkan, dengan menghasilkan game baru yang bisa menembus pasar nasional dan global. Saat ini, kita harus mengambil alih pangsa pasar yang dikuasai oleh game dari luar,” kata Semuel.

Pengembang dan studio game lokal sudah meluncurkan game yang terinspirasi dari cerita Indonesia, antara lain game Dreadout dan Battle of Satria Dewa. (den)

Tag:#umum

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram